Sabtu, 25 April 2026

Virus Corona

Dokter Ingatkan Masyarakat Kurangi Asupan Tidak Sehat saat Pandemi Covid-19

Dokter spesialis penyakit dalam Eka Ginanjar mengingatkan, masyarakat agar mengurangi asupan tidak sehat saat pandemi Covid-19.

Lifealth
Makanan-minuman sehat. Dokter spesialis penyakit dalam Eka Ginanjar di Jakarta, Sabtu (4/7/2020) mengingatkan, masyarakat hendaknya mengurangi asupan tidak sehat saat pandemi Covid-19, seperti merokok serta mengonsumsi pangan mengandung gula, garam dan lemak berlebih. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dokter spesialis penyakit dalam Eka Ginanjar mengingatkan, masyarakat hendaknya mengurangi asupan tidak sehat saat pandemi Covid-19, seperti merokok serta mengonsumsi pangan mengandung gula, garam dan lemak berlebih.

"Maka, jangan sampai terlambat menerapkan hidup sehat untuk mencegah faktor risiko," kata Dr dr Eka Ginanjar, SpPD, K - KV, FINASIM, FACP, FICA, MARS, dalam jumpa pers daring di Jakarta, Sabtu (4/7/2020).

Sekretaris Jenderal Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) itu mengatakan ,di masa sebelum pandemi Covid-19, masyarakat yang tidak menerapkan pola hidup sehat sudah sangat banyak dan mereka adalah golongan rentan terkena penyakit tidak menular.

Video: Pemprov DKI Jakarta Perpanjang PSBB Transisi Dua Minggu Kedepan

Semasa pandemi seperti saat ini, kata dia, persoalan asupan harus menjadi perhatian agar sehat serta seimbang terlebih banyak masyarakat yang juga memiliki kebiasaan merokok.

Tubuh yang kurang sehat, lanjut dia, tentu sangat mudah terinfeksi berbagai penyakit menular termasuk Covid-19.

 Sri Mulyani: Ekonomi Dunia Sudah Resesi Akibat Covid-19 dan Mulai Masuk pada Potensi Depresi

 Presiden Gusar – Menteri Tak Punya Sense of Crisis

"Merokok ini menjadi masalah dengan para perokok adalah golongan yang muda dan tidak pandang gender. Padahal merokok efeknya itu memang tidak langsung fatal. Perokok akan menumpuk racun dan penyakit dan baru menerima dampaknya setelah kebiasaan 15-20 tahun," kata dia.

Dia mengatakan, banyak pasien yang datang ke dokter penyakit dalam ketika dada sakit, nyeri atau gangguan kesehatan lain akibat pola hidup tidak sehat.

Mereka, kata dia, banyak yang baru berhenti merokok ketika mengalami gangguan kesehatan. Padahal sejatinya penyakit yang mereka keluhkan itu buah dari kebiasaan buruknya selama bertahun-tahun.

Sementara dikaitkan dengan pandemi, lanjut dia, orang dengan gangguan penyakit tidak menular karena asupan yang tidak sehat itu adalah kalangan rentan.

 Survei: Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil Masuk Top Three Pemilu 2024

Alasannya, kata Eka, selain kekebalannya tidak begitu baik tetapi juga struktur jaringan tubuhnya mengalami gangguan fungsi akibat asupan tidak sehat seperti kebiasaan merokok serta asupan berlebih dari gula, garam dan lemak.

Ahli Gizi sarankan masyarakat konsumsi pangan dengan gizi seimbang

Sementara itu Dosen Poltekkes Kemenkes Jurusan Gizi Denpasar Yuni Gumala menyarankan agar masyarakat mulai mengonsumsi beraneka ragam pangan yang mengandung gizi seimbang, khususnya dalam menghadapi masa pandemi Covid-19.

"Kita perlu meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang. Jadi tidak ada namanya makanan superfood, yang berarti satu jenis makanan dengan beragam kandungan gizi itu tidak ada. Malah sebaiknya, konsumsi makanan yang beragam dengan gizi seimbang," tutur Yuni Gumala saat dikonfirmasi di Denpasar, Minggu (31/5/2020).

 Membaca Analisis Gestur Jokowi Ketika Marah di Hadapan Para Menteri di Istana Merdeka

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved