Breaking News:

New Normal

Pemkot Bekasi Berlakukan Adaptasi New Normal Selama Satu Bulan ke Depan

Pemkot Bekasi Berlakukan Adaptasi New Normal Selama Satu Bulan ke Depan. Tujuannya untuk percepatan penanganan covid-19 sekaligus peningkatan ekonomi

WARTA KOTA/MUHAMMAD AZZAM
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Posko Gugus Tugas Covid-19, Stadion Patriot Candrabhaga, Senin (29/6/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi memberlakukan adaptasi tatanan hidup baru atau new normal selama satu bulan ke depan.

Terhitung mulai dari tanggal 3 Juli 2020 sampai dengan 2 Agustus 2020.

Keputusan pemberlakukan ini berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Bekasi Nomor : 300/ Kep.396-BPBD/ VII/ 2020 Tentang Adaptasi Tatanan Hidup Baru Masyarakat Produktif Aman Corona Virus Disease (Covid-19) di Kota Bekasi yang ditetapkan pada tanggal 2 Juli 2020.

Dalam keterangannya, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan pemberlakuan itu dalam rangka percepatan penanganan corona virus disease atau covid-19 sekaligus mensinergikan aspek kesehatan sosial dan ekonomi

"Jadi adaptasi ini tetap memperhatikan protokol kesehatan juga aspek ekonomi," katanya, pada Jumat (3/7/2020).

Ada beberapa poin penting yang harus dipahami dan dilaksanakan, Rahmat menerangkan apabila selama dalam pelaksanaan adapatasi tatanan hidup baru (ATHB) mulai 3 Juli hingga 2 Agustus 2020.

Sehingga apabila di suatu wilayah seperti kecamatan atau kelurahan ditemukan kasus positif covid -19 maka diberlakukan pembatasan sosial berskala mikro.

"Jika di wilayah itu ada kasus positif, maka dilakukan pengetatan berskala mikro," imbuh dia.

Dijelaskan, pelaksanaan ATHB ini di bidang kesehatan, pendidikan, agama, kerja, tempat atau fasilitas umum dan sosial budaya harus memberlakukan protokol kesehatan.

Segala biaya yang timbul pada pelaksanaan adaptasi tatanan hidup baru masyarakat produktif aman covid-19 di Kota Bekasi dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi atau sumber dana lain yang sah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Saya rasa masyarakat tidak perlu khawatir, tetap jalankan protokol kesehatan. Lakukan pengawasan, peningkatan pelayanan kesehatan, jangan sampai ekonomi terkapar lebih jauh," tutupnya. (MAZ)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved