Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Survei LKSP, 74 Persen Warga Tidak Puas atas Kinerja Pemerintah dalam Tangani Covid-19

Sebanyak 2.047 responden dari 34 Provinsi 74,65 persen di antaranya tidak puas atas kinerja pemerintah mengenai penanganan Covid-19.

Dok. Humas Kemensos
Pemerintah menangani dampak Covid-19 melalui bansos reguler dan bansos khusus Kemensos 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Lembaga Kajian Strategi Pembangunan (LKSP) melakukan survei terhadap persepsi masyarakat tentang penanganan covid-19 yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat dan Provinsi di Indonesia.

Adapun dalam survei itu, sebanyak 2.047 responden dari 34 Provinsi 74,65 persen di antaranya tidak puas atas kinerja pemerintah mengenai penanganan Covid-19.

Metode yang digunakan yaitu penentuan sampling menggunakan Krejcie-Morgan dengan margin of error 2,183 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

"Yang tidak puas itu paling besar beralasan Pemerintah tidak tegas dalam menerapkan aturan. Jadi banyak pihak misalnya dari awal pandemi mulai tidak serius dalam penanganan covid-19," kata Juru bicara LKSP Hafidz Muftisany, Kamis (2/7/2020).

Dikatakan Ketidakpuasan masyarakat terhadap pemerintah juga dipicu sikap jajaran kabinet yang kerap mengeluarkan kebijakan kontraproduktif. Kebijakan yang ada justru melemahkan penanganan pandemi covid-19.

Selain itu, sikap tidak transparan pemerintah diawal penyebaran covid-19 ikut dikeluhkan masyarakat. Penyaluran bantuan sosial (bansos) yang tidak merata ikut mempengaruhi presepsi masyarakat atas kinerja pemerintah.

"Kurang terbuka masalah informasi ini di awal pendemi juga dipermasalahkan. Kurang tepat penerimaan bansos kemarin, ini dianggap kurang baik," katanya.

Namun, ada 25,35 persen justru merasa puas akan penanganan Covid-19 yang dilakukan oleh Pemerintah. Banyak dari mereka mengaku merasa Pemerintah berhasil tidak membuat kepanikan.

Ustaz Hilmi Aminudin Meninggal Dunia, Istri Positif Covid-19, 41 Orang Sebagai OTG Isolasi Mandiri

Penyelidikan Kasus Korupsi Tidak Kunjung Tuntas, Masyarakat Riau Desak KPK Periksa Indra Gunawan

Sedangkan, Direktur Eksekutif InMind Institute, Yon Mahmudi menyampaikan jika penurunan publik terhadap langkah-langkah penanganan Covid-19 memang patut dipahami, karena tidak semua negara siap ketika pandemi datang.

"Ketidakpuasan publik kepada pemerintah patut kita pahami pada hakekatnya tidak ada satu negara yang siap menangani pandemi covid-19 ini," katanya.

Untuk itu, atas kondisi yang terjadi wajar jika muncul adanya tidak kepuasan masyarakat atas kinerja pemerintah pusat dalam hal penanganan Covid-19.

"Hal lain juga pemerintah menyerahkan ke gugus tugas Covid-19 dalam penanganan dari pada menyerahkan ke otoritas Kementerian Kesehatan. Berbeda dengan negara-negara lain," ucapnya. 

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved