Breaking News
BREAKING NEWS: Pemprov DKI Perpanjang PSBB Transisi hingga 2 Minggu ke Depan
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali memperpanjang massa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi hingga 14 hari ke depan
Penulis: Joko Supriyanto |
Alasannya karena Anies mengaku masih mengumpulkan data-data perkembangan kasus covid-19 di Ibu Kota untuk menentukan nasib PSBB transisi.
"Insya Allah kan sampai tanggal 2 juli 2020. Jadi berakhir tanggal 2 juli nanti akan kami umumin sebelum atau pas tanggal 2 (Juli 2020)," kata Anies di Balaikota Jakarta, Selasa (30/6/2020).
• Rahma Kecewa Anaknya Tak Lolos PPDB Jalur Zonasi Meski Jarak Sekolah dengan Rumah Hanya 70 Meter
Diungkapkannya, pihaknya kini tengah mengumpulkan data-data perkembangan kasus covid-19 DKI Jakarta.
Lewat data tersebut, pihaknya kemudian akan menyimpulkan apakah PSBB transisi diperpanjang atau dihentikan.
"Justru sekarang itu datanya lagi di-update yang terbaru supaya ketika kami mengumumkan dengan informasi yang akurat," katanya.
Diberitakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menetapkan pelaksanaan PSBB masa transisi mulai tanggal 5 Juni 2020 hingga 2 Juli 2020 mendatang.
Hal ini tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI Jakarta Nomor 563/2020 tentang Pemberlakuan, Tahapan dan Pelaksanaan Kegiatan atau Aktivitas PSBB Pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif.
Walau Nasib PSBB Transisi Jakarta Belum Ditetapkan, CFD Minggu Tetap Berlaku di 32 Titik Ibu Kota
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan jika car free day (CFD) yang digelar di ruas Jalan Sudirman-Thamrin minggu depan belum dilaksanakan kembali.
Adapun alternatif ya CFD dilakukan di 32 titik lokasi yang telah disebar di seluruh wilayah Jakarta.
"Sudirman Thamrin masih ditiadakan HBKB. Jadi namanya adalah 32 kawasan khusus," kata Syafrin, Selasa (30/6/2020).
Syafrin menyampaikan jika CFD yang digelar di 32 titik minggu lalu berlangsung lancar.
Bahkan dikatakan Syafrin ada sekitar 89.587 orang yang tersebar di 32 titik itu.
Selain itu diketahui pengunjung paling banyak berolahraga berada di wilayah Jakarta Timur.
"Total pengunjung di 32 kawasan itu saya lihat datanya ya total 89.587 di 32 titik, pesepedanya adalah 52.353, pejalan kaki 37.234," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/gubernur-dki-jakarta-anies-baswedan010720201.jpg)