Breaking News:

4 Polisi Gadungan yang Kerap Peras WNA Ditangkap, Mengaku Anggota Tim Buser Narkoba Jakpus

Dalam aksinya ini, ke empat pelaku mengaku-ngaku sebagi tim buser dari Satuan Narkoba Kepolisian, lalu korban pun dituduh menggunakan narkoba

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Wito Karyono
Dok. Polres Metro Jakarta Pusat.
Caption foto: Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Heru Novianto (tengah) menyampaikan keterangan terkait hasil pengungkapan kasus polisi gadungan yang memeras WNA. Rabu (1/7). 

WARTA KOTALIVE.COM, KEMAYORAN --  Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat mengamankan empat orang polisi gadungan yang kerap kali melakukan pemerasan terhadap Warga Negara Asing (WNA).

Ke empat pelaku diketahui berisinal LI, VT, Al, dan MN, berhasil memeras korban dengan nilai total hingga Rp. 150 juta.

"Jadi mereka ini bekerja secara berkelompok. Yang kita tangkap inisial LI, VT, Al, dan MN," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Heru Novianto, Rabu (1/7/2020).

2 Pemain Persija Ulang Tahun Bareng, Doakan Macan Kemayoran Juara Liga 1 2020

VIDEO: Begini Sisa-sisa Kebakaran SMAN 100 Jakarta Timur

Dikatakan Heru, dalam aksinya ini, ke empat pelaku mengaku-ngaku sebagi tim buser dari Satuan Narkoba Kepolisian, lalu korban pun dituduh menggunakan obat-obatan terlarang jenis sabu.

Bahkan tak hanya mengaku sebagai anggota polisi, pelaku pun juga membawa pistol mainan untuk menakuti korbannya, bahkan agar korbanya percaya jika anggota polisi, salah satu pelaku memiliki kartu mitra kepolisian.

"Saat korban takut ini dan terdesak. Akhirnya memberikan sejumlah uang kepada pelaku. Setelah berhasil mendapatkan hasil pemerasan, ke empat pelaku kabur," katanya.

Kompetisi Liga 1 2020 Kembali Digelar, Begini Komentar Pemain Bhayangkara FC Adam Alis

Korban pun pada akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polres Metro Jakarta Pusat. Dari laporan itu petugas pun langsung melakukan menyelidikan dan pengembangan kasus tersebut, dan didapat identitas para pelaku.

Ke empat pelaku pun akhirnya di amankan di Tanggerang dengan sejumlah barang bukti seperti mobil, pistol yang berbentuk pisau.

Salah satu pelaku ketika diwawancarai, AI, mengaku baru pertama kali melakukan pemerasan kepada WNA dengan modus polisi gadungan itu.

Rivel Wardhana Sambangi Polda Metro Jaya untuk Cabut Laporan Atas Lucinta Luna

Pelaku juga tampil meyakinkan sembari membawa pistol mainan lengkap dengan kartu mitra kepolisian sehingga korban pun akhirnya memberikan uang sebesar Rp150 juta kepada para pelaku.

"Pistol dan kartu anggota ini saya dapat saat saya masih didalam organisasi Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan ABRI (FKPPI)," kata AI.

Setelah berhasil memeras korbannya, para tersangka melarikan diri ke Tangerang Selatan untuk melakukan pembagian hasil.

Marco Motta Ternyata Suka Makan Kerupuk Selama di Jakarta

"Hasil uang kami bagi-bagi, ada juga untuk saya belikan mobil nanti. Itu sebagai kendaraan operasional jika pemerasan pertama ini berhasil," ucapnya.

Kini keempat pelaku telah diamankan di Polres Metro Jakarta Pusat untuk mempertanggung jawaban perbuatanya. Para pelaku juga dijerat pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (JOS)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved