Virus Corona Jabodetabek
Terbaru, Pasien Virus Corona Bertambah 5 Kasus di Depok, Sembuh Ada 511 Orang
Kemarin ada tambahan 5 kasus baru sehingga total tercatat 762 orang terpapar Covid-19 di Depok sejauh ini.
FOLLOW US
Sejumlah aktivitas warga yang sebelumnya dibatasi, mulai dilonggarkan secara bertahap selama PSBB Proporsional.
Sebelumnya, kasus konfirmasi positif Covid-19 bertambah 8 orang hingga Kamis (25/6/2020), sedangkan yang sembuh juga mengalami penambahan sebanyak 12, beruntung meninggal masih ada di angka 34 orang.
"Kasus konfirmasi positif sebanyak 742 orang, sembuh 477, dan meninggal 34 orang," ujar Wali Kota Depok Mohammad Idris dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/6/2020).
Idris yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok ini mengatakan, penambahan kasus konfirmasi positif hari ini berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat sebanyak 6 kasus, 2 kasus merupakan informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.
"Adapun kasus konfirmasi yang sembuh hari ini bertambah 12 orang menjadi 477 orang atau 64,29 persen dari seluruh kasus konfirmasi positif yang ada di Kota Depok," paparnya.
Untuk orang tanpa gejala (OTG) juga mengalami lonjakan sebanyak 68 orang menjadi 2.371 dengan rincian 1.740 orang dinyatakan selesai dipantau dan 631 lainnya masih dalam pemantauan.
Sementara orang dalam pemantauan (ODP) juga bertambah sebanyak 15 menjadi 4.060 orang dengan rincian 3.440 orang selesai di pantau dan 620 lainnya masih dalam pemantauan.
Kategori pasien dalam pengawasan (PDP) juga mengalami penambahan sebanyak 3 menjadi 1.563 orang dengan rincian 1.313 selesai diawasi dan 250 masih dalam pengawasan.
"Untuk PDP yang meninggal saat ini berjumlah 114 orang, terdapat penambahan dibanding hari sebelumnya yaitu 2 orang. Status PDP tersebut merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif," paparnya.
Sebab, positif atau tidaknya dikatakan Idris harus menunggu hasil PCR, yang datanya hanya dikeluarkan oleh Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kemenkes RI.
Bansos Jawa Barat ke Depok Tak Terdistribusi
Sebanyak kurang lebih 4.000 paket bantuan sosial ( bansos) dari Pemprov Jawa Barat kepada warga Kota Depok tak terdistribusi.
PT Pos Indonesia selaku pihak yang diberi amanat menyalurkan bantuan mengaku bahwa 4.000 paket itu tak tersalurkan lantaran permasalahan alamat dalam data penerima bansos.
Kepala Kantor Pos Kota Depok, Diki Hendrawansah menjelaskan, sekitar 4.000 paket dari total 47.000 paket itu termasuk dalam kategori "retur".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/rapid-test-di-kreo-tangerang.jpg)