Kesehatan
Terungkap, Anak Lahir Lewat Operasi Caesar Berisiko Lebih Tinggi Kena Alergi
Anak-anak yang lahir dengan caesar sectio risiko penyakit alerginya lebih tinggi dibandingkan anak-anak yang lahir secara normal.
"Kalau alergi biasanya tidak disertai demam. Kejadian batuk pileknya terutama pada malam hari dan biasanya dahak atau ingusnya bening, tidak berwarna," tutur Budi.
• Bayi Lahir Operasi Caesar Berisiko Alami Obesitas
Deteksi alergi
Budi menekankan pentingnya deteksi dini alergi terutama pada anak agar bisa segera mendapatkan penanganan sehingga tidak menganggu tumbuh kembangnya.
Alergi merupakan respon sistem imun yang tidak normal untuk mengenali bahan-bahan yang sebenarnya tidak berbahaya bagi orang lain.
"Deteksi dini dan nutrisi tepat mencegah alergi anak. Kalau tidak dicegah bisa menjadi komorbid pada anak yang menempatkannya rentan terkena Covid-19," tutur Budi.
• Terlalu! Handphone Tertinggal di Perut Pasien Operasi Caesar
Organisasi Kesehatan Dunia WHO menyebut penduduk dunia mengalami alergi 30-40 persen.
Lalu, hingga 550 juga orang diketahui mengalami alergi makanan, salah satunya alergi susu sapi.
Di Indonesia sekitar 7,5 persen anak mengalami alergi susu sapi.
Lebih lanjut, alergi biasanya dialami pada anak dengan bakat alergi yakni diturunkan dari salah satu atau kedua orang tuanya.
• Lahirkan Anak Kedua, Alyssa Soebandono Harus Dioperasi Caesar
Jika kedua orang tua memiliki riwayat alergi maka berisiko membuat anak mereka 40-60 persen terkena alergi.
Risiko akan meningkat menjadi 60-80 persen jika orang tua memiliki manifestasi yang sama.
Bila hanya salah satu orang tua yang memiliki riwayat alergi, maka risiko anak terkena alergi sekitar 20-40 persen.
Risiko anak terkena alergi masih tetap ada yakni 5-15 persen bahkan jika orang tua tak memiliki riwayat alergi.
• Ashanty Melahirkan dengan Operasi Caesar
"Apabila dikenali dini, ditangani dini akan optimal tata laksana, sehingga tidak berlanjut ke penyakit seperti eksim, asma, rhinitis alergi. Kalau terlambat diagnosa, akan muncul dampak-dampak disebakan penyakit alergi, dari sisi kesehatan misalnya meningkatkan risiko penyakit degeneratif seperti obesitas, hipertensi dan sakit jantung," papar Budi.
Untuk membantu orang tua mendeteksi alergi pada anak mereka berdasarkan riwayat alergi keluarga, saat ini tersedia tools digital Allergy Risk Screener by Nutriclub.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20150420waspadai-pilek-alergi-yang-bikin-prestasi-belajar-anak-menurun_20150420_130556.jpg)