Berita Video
VIDEO: Transjakarta Kembali Luncurkan Bus Gratis
PT Transjakarta kembali mengoperasikan dua rute layanan gratis shuttle bus dari dan menuju museum di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat.
Penulis: Angga Bhagya Nugraha | Editor: Ahmad Sabran
3 Andalkan Pusat Kendali
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengandalkan pusat kendali (command center) untuk mengontrol antrean penumpang di halte-haltenya.
Pusat kendali itu akan mengarahkan bus Transjakarta ke halte yang mengalami antrean calon penumpang.
Kepala Divisi Korporasi dan Humas PT Transjakarta Nadia Diposanjoyo mengatakan, pusat kendali Transjakarta tidak hanya bertugas untuk mengarahkan bus ke halte yang terindikasi mengalami kepadatan.
Tetapi, petugas dari pusat kendali akan mengirimkan petugas protokol pencegahan Covid-19, dengan harapan jaga jarak tetap berlaku selama di halte.
“Ketika command center menginformasikan ada bus kiriman, mereka (petugas) harus atur antrean dan harus tutup halte saat halte sudah capai kapasitas maksimum. Halte juga dikurangi kapasitas 50 persen untuk jaga jarak,” kata Nadia kepada wartawan pada Sabtu (13/6/2020).
• Siap Sambut Penonton Film di Masa New Normal, Begini Persiapan Bioskop Jelang Dibuka Kembali
Nadia mengatakan bila terjadi kepadatan calon penumpang di halte dan cuaca mendukung, hendaknya mereka mengantre di luar ketimbang di dalam halte.
Sebab penularan Covid-19 di luar ruangan, cenderung lebih rendah dibanding di dalam ruangan.
Selain membatasi jumlah calon penumpang di halte, Transjakarta juga memberlakukan pola jaga jarak satu meter antar pribadi yang ada di sana.
Setidaknya calon penumpang diminta memberlakukan sikap satu lencang tangan ke depan dari penumpang lain yang ada di depannya.
“Apabila halte penuh, kami akan tutup sementara dan kami minta untuk antre di luar halte dengan berjarak minimum satu lencang tangan. Jadi, di depan jaraknya satu meter dan di belakang juga satu meter,” ujarnya.
“Diimbau juga agar pelanggan juga menjaga jarak. Pelanggan juga diminta tidak terburu-buru, karena kami sadar kebutuhan transportasi ini butuh yang cepat tapi kami minta juga supaya saling jaga,” tambahnya.
4. Cuci Tangan Hingga Cuci Bus
Demi mencegah penularan Covid-19, Transjakarta telah menyiapkan cairan pencuci tangan atau hand sanitizer di seluruh halte maupun di dalam bus. Harapannya, penularan Covid-19 di dalam bus dapat dihindari karena penumpang dapat dengan mudah memakai hand sanitizer.
Bahkan, kata dia, bus Transjakarta dicuci sebanyak tiga kali dalam sehari. Hal ini dilakukan demi kenyamanan penumpang saat naik bus Transjakarta. Dia menambahkan, Transjakarta juga menambah petugas keamanan operasional di jalur, layanan halte dan sebagainya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/transjakarta-kembali-luncurkan-bus-gratis.jpg)