Bisnis
Penuhi Kebutuhan Protein Hewani Masyarakat, Great Giant Livestock Sediakan Daging Sapi Berkualitas
Mengonsumsi protein hewani daging sapi dan susu merupakan salah satu langkah menjaga imunitas tubuh, terutama di masa pandemi ini.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Protein hewani yang terkandung dalam daging sapi sangat bermanfaat untuk memperbaiki sel tubuh yang rusak, hingga meningkatkan fungsi otak.
Sedangkan zat besi berfungsi sebagai pengikat oksigen dalam tubuh, membantu proses metabolisme, dan menjaga suhu tubuh agar tetap stabil.
“Saat ini kita dihadapkan pada pandemi virus Covid-19 yang mengharuskan untuk tetap menjaga imunitas tubuh. Kami berharap di era new normal ini masyarakat tambah peduli dengan ketahanan imunitas tubuh salah satunya dengan mengonsumsi protein hewani daging sapi dan susu,” tutur Dayu Ariasintawati, selaku Direktur Komersial PT Great Giant Livestock.
• Frisian Flag Indonesia Salurkan Donasi Gerakan ‘Beli 1 Sumbang 1’ Senilai Rp 1,6 Miliar
• Hari Ini hingga 30 Juni 2020, Bazar Buku Online Big Bad Wolf Kembali Hadir, Diskon hingga 90 Persen
Daging Sapi berlabel 'Bonanza Beef', pineapple-fed Beef adalah produk dari PT Great Giant Livestock (GGL).
Great Giant Livestock telah berada di industri Sapi Feedlot selama lebih dari 20 tahun.
PT GGL yang berdiri pada tahun 1990 adalah member dari Great Giant Foods dan merupakan salah satu anak perusahaan dari Gunung Sewu yang bergerak di bidang peternakan penggemukan sapi potong & produksi susu segar berlokasi di Terbanggi Besar, Lampung Tengah.
Lokasi peternakan berada di tengah perkebunan dari Great Giant Pineapple dan salah satu makanan sapi adalah by product dari industri nanas.
Sapi merupakan biodigester untuk by products industri perkebunan.
Bromelain Enzyme dari nanas sering dijadikan sebagai meat tenderizer, dan dapat memberikan efek kepada kualitas daging sapi yang dihasilkan ketika menjadi pakan ternak.
Kebutuhan daging sapi
Pada Tahun 2015, perusahaan mulai mengekspansi bisnis sapi hidup dan mulai memproduksi daging sapi dengan merk Bonanza Beef untuk memenuhi kebutuhan konsumen mendapatkan daging sapi berkualitas yang aman.
Saat itu, pemotongan sapi dengan jumlah yang sangat sedikit.
Dayu Ariasintawati mengharapkan Indonesia dapat memenuhi kebutuhan pangan nasional dengan produksi dalam negeri.
Perlu diketahui, kebutuhan nutrisi yang berasal dari daging sapi bagi masyarakat Indonesia masih tinggi.
Sebab berdasarkan data Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) yang dirilis pada 2018, konsumsi daging pada masyarakat Indonesia pada 2017 baru mencapai rata-rata 1,8 kg untuk daging sapi.
Rata-rata tingkat konsumsi daging di Indonesia juga masih jauh di bawah rata-rata tingkat konsumsi dunia yang mencapai 6,4 kg daging sapi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/ilustrasi-memasak-daging-sapi-berkualitas.jpg)