Pemilu AS
Pemilu AS Memanas, Juru Kampanye Joe Biden Minta Twitter dan Facebook Hapus Unggahan Trump
Tim Kampanye Joe Biden meminta Facebook dan Twitter menghapus unggahan Presiden AS Donald Trump, yang diyakini memuat pandangan keliru dan memfitnah.
"Tim kampanye kami telah mengirim surat ke Twitter dan Facebook meminta disinformasi ini, yang bertujuan merusak kepercayaan masyarakat terhadap proses pemilu kita, agar segera dihapus," kata dia.
• Setelah Keluar dari Nusakambangan, Warga: John Kei Sering di Rumah dan Dikenal Jadi Pendeta
Seorang perwakilan dari Facebook mengatakan, unggahan Trump tidak melanggar kebijakan perusahan, sehingga tulisannya itu tidak akan dihapus.
Juru bicara Twitter juga menyampaikan unggahan Trump tidak melanggar kebijakan perusahaan.
Beberapa perusahaan pengelola media sosial banyak didesak publik untuk mengawasi disinformasi dalam kampanye politik.
Trump, saat diwawancarai Politico, Jumat (19/6/2020), mengatakan, pungutan suara via surat dapat membuat dia kalah dalam pemilihan presiden.
• Peneliti China Ungkap Respons Kekebalan Tubuh Orang Tanpa Gejala Atau OTG Lebih Lemah
Saat diwawancarai Fox News, Maret, Trump berkata: "Jika kalian setuju (dengan sistem itu), kalian mungkin tidak akan pernah melihat seorang calon (presiden) dari Partai Republik terpilih lagi di negara ini". (Antaranews)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/joe-biden-dan-donald-trump.jpg)