Virus Corona
Cara Mengurangi Risiko Virus Corona saat Perjalanan ke Tempat Kerja pada Masa New Normal
Panduan itu mencakup rekomendasi bagaimana karyawan dapat tetap aman saat bepergian ke dan dari tempat kerja mereka.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Saat masa penerapan new normal, kegiatan bisnis mulai dibuka kembali. Namun, para pebisnis menghadapi tantangan baru dalam pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19.
Tantangan itu menemukan cara baru menjaga keselamatan karyawan mereka.
Untuk membantu bisnis berjalan kembali, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) baru-baru ini merilis seperangkat pedoman.
Panduan itu mencakup rekomendasi bagaimana karyawan dapat tetap aman saat bepergian ke dan dari tempat kerja mereka.
Secara khusus, CDC merekomendasikan untuk bepergian sendiri atau dengan seseorang yang tinggal bersama Anda.
• Rumah Lawan Covid-19 Kembali Pulangkan Pasien Sembuh Virus Corona, Total 87 Pasien Telah Sembuh
Komuter solo pilihan paling aman
Panduan terbaru CDC menunjukkan bahwa menghindari transportasi umum adalah pilihan terbaik dalam mencegah transmisi virus corona.
Anda dapat bersepeda, berjalan kaki, dan mengendarai kendaraan pribadi sebagai cara yang disarankan saat bepergian.
Agar lebih banyak orang menghindari transportasi umum, CDC menyarankan pengusaha menawarkan insentif kepada pekerjanya.
Menurut Brian Labus PhD MPH, asisten profesor di School of Public Health di University of Nevada, Las Vegas, kereta bawah tanah, bus, dan carpools adalah tempat orang tetap berhubungan dekat dalam waktu lama.
"Jika Anda tidak tinggal bersama orang-orang itu, jelas meningkatkan risiko terkena virus corona," kata Labus.
Bepergian secara perorangan atau hanya berbagi mobil dengan orang yang tinggal bersama Anda akan meminimalkan paparan Anda kepada orang lain dan mengurangi risiko penyakit.
• Waspada Virus Corona, Dokter Reisa Bagikan Tips Protokol Kesehatan Covid-19 di Pusat Perbelanjaan
• Update Corona Kabupaten Bogor, Tambah 9 Kasus Positif Covid-19, Terbanyak di Bojonggede 3 Orang
Kontroversi rekomendasi
Namun, rekomendasi CDC untuk bepergian sendiri dinilai kontroversial.
Anjuran itu menimbulkan kekhawatiran tentang pencemaran lingkungan.
Ahli khawatir perubahan kebijakan akan mendorong kemacetan lalu lintas parah.
Selain itu bisa membalikkan keuntungan yang telah dicapai dalam mengurangi emisi karbon.
Beberapa kelompok juga menyatakan keprihatinannya bahwa individu yang berpenghasilan rendah tidak beruntung ketika harus mengikuti panduan itu.
Menanggapi kritik tersebut, CDC melunakkan bahasanya dan menambahkan kata-kata "jika memungkinkan."
Sementara itu, Henry F Raymond DrPH MPH, profesor di Sekolah Kesehatan Masyarakat Rutgers, mengatakan, "Kita tidak bisa mendapatkan keduanya."
Artinya, tidak dapat meminimalkan potensi penyebaran dengan mendorong transit massal.
• 6.206 Buruh Terdampak Pandemi Corona, 1.651 Buruh Diantaranya Kena PHK di Kabupaten Bekasi
• Pasar Induk Kramat Jati Posisi Teratas Kasus Virus Corona, Ini Alasan Tak Bisa Ditutup Sementara
Mengenai pekerja berpenghasilan rendah, Raymond mencatat bahwa mendorong mereka yang mampu melakukan perjalanan sendirian akan membantu para pekerja dipaksa untuk menggunakan transportasi umum.
Semakin sedikit orang yang menggunakan angkutan massal akan memberi mereka kesempatan lebih baik untuk menjaga jarak fisik.
Langkah apa yang harus Anda ambil untuk membuat perjalanan Anda seaman mungkin?
Untuk mencegah penyebaran virus corona, CDC punya rekomendasi umum :
* Cuci tangan Anda setidaknya selama 20 detik dengan sabun dan air
* Gunakan pembersih tangan dengan alkohol setidaknya 60 persen sebelum dan sesudah perjalanan Anda.
* Hindari menyentuh mata, hidung, atau mulut Anda dengan tangan.
* Tutupi batuk dan bersin, buang tisu bekas ke tempat sampah
* Cuci tangan atau gunakan pembersih tangan setelah batuk atau bersin.
* Jaga jarak setidaknya 2 meter antara Anda dan orang lain yang tidak tinggal serumah dengan Anda.
* Pakai masker saat Anda tidak dapat menjaga jarak fisik
* Tetap di rumah saat Anda sakit dan batasi perjalanan jika Anda lebih tua dan memiliki riwayat penyakit
• Peringatan WHO: Terjadi Lonjakan Kasus Corona 183.000 dalam Waktu 24 Jam Saja
• Kasus Virus Corona Mulai Melandai, Anies Baswedan Apresiasi Warga Jakarta Taat Protokol Kesehatan
Bagaimana jika Anda harus menggunakan transportasi umum?
Sementara ini bepergian sendirian merupakan pilihan terbaik saat pandemi virus corona.
Namun CDC telah mengubah rekomendasi untuk mencerminkan fakta bahwa tidak semua orang akan dapat melakukannya.
Jika Anda menggunakan transportasi umum atau berbagi perjalanan untuk mencapai tempat kerja, Anda mengikuti pedoman kesehatan khusus.
* Hindari menyentuh sesuatu.
* Manfaatkan metode pembayaran tanpa sentuhan
* Buka tempat sampah tanpa sentuhan bila memungkinkan.
* Cuci tangan Anda atau gunakan pembersih tangan sesegera mungkin setelah menyentuh permukaan yang sering disentuh.
* Menjaga jarak fisik.
• Hasil Swab Test Massal, 17 Pedagang di 3 Pasar Kecamatan Gambir Positif Terinfeksi Virus Corona
• Jumlah Orang Positif Corona di Klaster Mitra 10 Membengkak Jadi 12 Orang, Berikut Ini Rinciannya
Bepergian selama jam-jam minim penumpang saat naik transportasi umum jika memungkinkan.
* Jaga jarak 2 meter antara Anda dan orang lain.
* Ikuti setiap penanda jarak fisik atau rambu-rambu yang telah ditunjuk oleh otoritas transit lokal Anda.
* Jaga kebersihan tangan yang baik.
* Cuci tangan Anda dan gunakan pembersih tangan sesuai kebutuhan.
* Atur ventilasi. Jika Anda berada di dalam kendaraan sendiri atau penumpang taksi, buka jendela atau mengatur ventilasi udara atau AC pada mode non-resirkulasi.
* Bersihkan dan disinfeksi permukaan. Gunakan tisu desinfektan untuk membersihkan permukaan yang sering disentuh sebelum digunakan. (healthline.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/naik-sepeda1236.jpg)