Jumat, 24 April 2026

Virus Corona Jabodetabek

Angka Penularan Covid-19 Rendah, Dishub Kota Bekasi Surati Operator Ojol

Dinas Perhubungan Kota Bekasi mengajukan surat ke operator atau penyedia aplikasi ojek online (ojol) agar bisa kembali beroperasi.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dodi Hasanuddin
Warta Kota/Muhammad Azzam
Pendapatan ojol di Kota Bekasi menurun akibat tak bisa mengangkut penumpang 

WARTAKOTALIVE, BEKASI -  Ojek online (ojol) di Kota Bekasi segera beroperasi kembali mengangkut penumpang.

Sebab, Dinas Perhubungan Kota Bekasi mengajukan surat ke operator atau penyedia aplikasi ojek online (ojol) agar bisa kembali beroperasi.

"Kita telah melayangkan surat. Kemarin disepakati dengan pihak ojek online bahwa kita akan segera membuat surat ke operator untuk segera diaktifkan," kata Sekertaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Enung Nurholis, saat dihubungi, Selasa (23/6/2020).

Meski Bercerai, Edison Wardhana dan Ayu Dyah Sepakat Mengurus Anak Bersama

Perumahan Griya Pratama Tambun Lakukan Fogging Cegah DBD

VIDEO: Polisi Gelar Rekonstruksi Tertutup Kasus Rudapaksa Bergilir Remaja di Serpong Sampai Tewas

Polres Metro Tangerang Usut Kasus Driver Ojol Korban Penembakan yang Dilakukan Anak Buah John Kei

Diketahui, meskipun sudah masa new normal dan ojol wilayah DKI Jakarta bisa layani penumpang hingga kini di Kota Bekasi ojol belum terima penumpang karena pada aplikasi belum tersedia.

Enung mengungkapkan pengajuan kembali diperbolehkan ojol membawa penumpang dikarenakan wilayah Kota Bekasi angka penularannya rendah yakni 0,91. Artinya kemungkinan penularannya hanya ke satu orang.

Selain itu kasus positif Covid-19 di Kota Bekasi juga tersisa sedikit.

"Mereka kasihan juga, aktifitas ekonomi lain kan sudah mulai di masa adaptasi new normal. Ojol ini belum bisa bawa penumpang," jelasnya.

Terkait kepastian kapan ojol bisa mengangkut penumpang kembali, Enung menjelaskan, pihaknya masih menunggu surat balasan dari operator atau penyedia aplikasi disetujui mengangkut penumpang atau tidaknya.

"Kalau kata orang Gojek dan Grab sih ya pokoknya ini kalau surat melayang diterima, bales langsung diaktifkan. Jadi ya secepatnya," ungkapnya.

Jika telah kembali beroperasi mengangkut penumpang, lanjut  Enung, maka mereka harus menerapkan protokol kesehatan. Seperti, pengemudi menggunakan masker, rutin mencuci tangan, menyediakan hand sanitizer.

"Penumpang juga sama patuhi protokol, bawa helm sendiri untuk safety. Nanti bagi driver juga atau pos pemeriksaan rutin, di cek suhu dan sterilisasi," terang dia.

Pengemudi ojek online (ojol) di Bekasi belum bisa mengangkut penumpang di tengah masa adaptasi new nomal ini.

Ojol DKI Sudah Angkut Penumpang

Kondisi ini berbeda dengan wilayah DKI Jakarta, para ojol di sana bisa mengangkut penumpang.

Diketahui para ojol ini tak bisa mengangkut penumpang sejak penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pada 15 April 2020 lalu.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved