Kamis, 14 Mei 2026

Info Balitbang Kemenag

Program Madrasah Young Researchers Super Camp Banyak Diminati Siswa Madrasah  

Kompetisi Myres banyak diminati siswa madrasah. Pertama kali Myres digelar pada tahun 2018 yang diikuti oleh 663 proposal penelitian.

Tayang:
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Ichwan Chasani
Warta Kota/Ichwan Chasani
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Kamaruddin Amin (tengah), didampingi Direktur Kurikulum Sarana Prasarana Kesiswaan dan Kelembagaan (KSKK) Madrasah, Ahmad Umar (kiri) menjelaskan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) 2019 dalam konferensi pers di kantor Kemenag Pusat, Jl. Lapangan Banteng Jakarta, Jumat (13/9/2019). 

Evaluasi dapat dilakukan dengan menganalisis kontek, daya dukung (masukan), proses pelaksanaan hingga hasil yang dicapai program.

Salah satu model evaluasi program yang banyak digunakan oleh para evaluator adalah model evaluasi CIPP (contex, input, process, product). Model evaluasi ini dikembangkan oleh Sufflebeam (1967).

Data penelitian

Pengumpulan data penelitian dilakukan pada bulan September 2019 dengan teknik observasi, wawancara, angket, dan studi dokumentasi.

Observasi dilakukan terhadap benda-benda, kondisi lapangan, proses kegiatan dan perilaku orang tertentu dalam pelaksanaan grand final Myres di Manado.

Teknik wawancara dilakukan kepada panitia penyelenggara,pembimbing, juri, peserta, dan pendamping peserta Myres untuk menggali informasi pelaksanaan Myres yang dari komponen kontek, input, proses, dan produk.

Angket diberikan kepada peserta finalis dan pendampingnya pada grand final Myres untuk mengetahui persepsi responden terhadap pelaksanaan Myres tahun 2019.

Teknik dokumentasi untuk mencari dan mengumpulkan dokumen yang berkaitan dengan program Myres tahun 2019.

Hasil penelitian

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan evaluasi pada tahapan konteks, input, proses, dan produk (CIPP), maka diperoleh beberapa temuan.

Pertama, hasil evaluasi konteks didapati bahwa Program Myres yang bertujuan untuk menumbuhkembangkan budaya penelitian pada siswa madrasah sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Pemendiknas Nomor 39 tahun 2008 tentang Pembinaan Kesiswaan melalui Kompetisi  Kegiatan Ilmiah dan Pameran Karya Inovatif serta Hasil Penelitian.

Program Myres merupakan kebutuhan masyarakat yang banyak diminati oleh kalangan madrasah dan didukung oleh madrasah dan Kementerian Agama Propinsi.

Masukan untuk konteks program Myres adalah agar dukungan madrasah dan Kanwil terhadap progam Myres lebih ditingkatkan.

Kedua, hasil evaluasi input meliputi petunjuk teknis (juknis), panita, peserta, pembimbing atau mentor, dan pembiayaan.

Tingkat ketercapaian komponen input tersebut berada pada kategori baik. Beberapa catatan untuk evaluasi input antara lain : Juknis agar disiapkan lebih matang agar tidak terjadi revisi, panitia penyelenggara terutama pada pelaksanaan grand final jumlahnya ditambah.

Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved