Pilkada Kota Tangsel

Viral, Beredar Pesan Singkat Seruan Mengumpulkan Data ASN dan Non ASN Kota Tangsel, BKPP Membantah

Pesan berantai potongan gambar yang beredar di beberapa grup whatsapp lingkup kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menimbulkan polemik.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Rizki Amana
Potongan pesan berantai seruan mengumpulkan data diri bagi pegawai ASN dan non ASN lingkup Pemkot Tangsel yang menimbulkan polemik di kalangan publik 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rizki Amana

WARTAKOTALIVE.COM, CIPUTAT - Pesan berantai potongan gambar yang beredar di beberapa grup whatsapp lingkup kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menimbulkan polemik.

Pesan singkat itu terkait seruan mengumpulkan data diri dan alamat rumah para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non ASN beberapa waktu terakhir.

Pesan singkat itu menimbulkan polemik karena seruan itu merupakan hasil rapat yang mencantumkan nama Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany dan Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie serta organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Tangsel.

Cerita Lengkap Mahasiswa Surabaya Bunuh Wanita Terapis Pijat Plus-plus, Ini Fakta Terbarunya

Ditambah, pesan berantai singkat itu dikeluarkan menjelang perhelatan Pilkada 2020 Kota Tangsel dan dapat berujung terhadap kenetralan ASN dalam Pilkada 2020 Kota Tangsel.

Pihak Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel Apendi angkat bicara tekait pesan berantai yang berisikan seruan itu.

Apendi mengatakan bila pihaknya melakukan pendataan pegawai dalam kepentingan pengaturan jadwal kerja sebelum memasuki penerapan era new normal atau kenromalan baru.

Video Wanita Histeris di RS Menyebut Dirinya Iblis Viral, Sempat Banting Kursi dan Tinju Kasur

"Saya memang lagi mendata pegawai karena dengan tatanan baru, nantinya berapa staff yang masuk kantor dan siapa yang di rumah.

"Karena tidak semua pegawai masuk kantor, jadi saya harus tau berapa jumlah pegawai yang real baik PNS maupun non PNS," kata Apendi saat dikonfirmasi, Tangsel, Jumat (19/6/2020).

Di sisi lain, Apendi membantah akan keterkaitan penyelenggaran Pilkada 2020 Kota Tangsel dalam kegiatan pendataan pegawai ASN dan non ASN lingkup Kota Tangsel.

Ternyata Buronan FBI Russ Medlin Terbang dari Dubai, Sebelum Masuk ke Indonesia

Ia menegaskan tujuan pengumpulan data dilakukan hanya untuk pengaturan jam kerja terkait persiapan penerapan era kenormalan baru.

"Ya tidak ada pak, ini saya sedang mengatur agar pegawai saya terhindar dari Covid-19, semoga sehat semua termasuk teman-teman dan masyarakat Tangsel," tandasnya.

Berikut isi pesan berantai yang tersebar di beberapa grup Whatsapp lingkup Kota Tangsel :

Yth, seluruh Lurah/Sekel hasil rapat td camat, ibu wali, pak wakil dan opd terkait bahwa lurah/sekel segera melaporkan:

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved