Virus Corona
Negatif Covid-19, Sekda Kota Bogor Diminta Bima Arya Pulihkan Stamina
Meski demikian Ade Sarip tak boleh masuk kerja. Sebab, Wali Kota Depok, Bima Arya Sugfiarto, meminta untuk memulihkan stamina terlebih dahulu.
WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Sekretaris Daerah Kota Bogor (Sekda) Ade Sarip dapat bernapas lega. Sebab, dia dinyatakan negatif Covid-19.
Meski demikian Ade Sarip tak boleh masuk kerja. Sebab, Wali Kota Depok, Bima Arya Sugfiarto, meminta untuk memulihkan stamina terlebih dahulu.
"Iya hasil swabnya negatif. Tapi tunggu dulu lah beberapa hari, saya kira beberapa hari kedepan pak sekda istirahat dulu kalau semakin sehat nanti kembali lagi (aktivitas)," kata Bima Arya, Senin (15/6/2020).
• Charlie Wijaya Trending Topic, Bantahan PSI Tentang Charlie Bukan Kadernya Panaskan Jagad Medsos
• Hamil Anak Pertama, Asmirandah Menjadi Lebih Manja dan Minta Dielus Suami Setiap Malam
• Buronan FBI Ini Bayar Rp 2 Juta ke Perempuan di Bawah Umur, Ini yang Dilakukannya
• Polemik Diskusi BEM UI, Dosen Fakultas Hukum UI : Bukan Diskusi Ilmiah
Seperti diketahui Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat menjalani tes swab pada Kamis (11/6/2020) setelah adanya PNS yang dinyatakan positif virus corona ( Covid-19 ). Setelah menjalani tes swab Sekda Kota Bogor dinyatakan negatif.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, menyebutkan bahwa Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bogor Taufik dan Asisten Administrasi Umum Erna Hermawati juga negatif. Tapi hari ini ada hasil yang masuk lagi dua atau tiga dari ASN.
“Ada lagi satu ASN yang positif. Ini artinya dengan adanya penambahan ini akan ada lagi orang dalam pemantauan (ODP) di lingkungan Pemkot Bogor. Kami tengah telusuri siapa saja yang interaksi dengan ASN ini,” tuturnya.
Dedie menegaskan, Senin ada penambahan tiga pasien Covid-19 yang terhubung dengan rumah sakit. Karena itu, dia meminta mereka yang secara rutin ke rumah sakit harus diwaspadai semua.
“Kami sangat perlu melakukan asesment kepada rumah sakit-rumah sakit rujukan Covid-19. SOP, fasilitas kesehatan, dan sarana prasarana kesehatan harus terpenuhi sesuai protokol kesehatan,” katanya.
• Faisal Basri Sebut Pandemi Covid-19 Kini Masuk Fase Baru, Bergeser dari Kota ke Desa
• Pengunjung Mall di Depok Dapat di Hukum Bila Langgar Aturan PSBB Proporsional
• Ingin Punya Anak Setelah 7 Tahun Menikah, Asmirandah Putuskan Cuti Syuting Sinetron Sejak Awal 2020
• Polda Metro Sebut Buronan FBI Russ Albert Medlin adalah Pelaku Pedofilia
Dedie menyampaikan bahwa pihaknya sudah koordinasi dengan Pemprov dan Dinkes Jawa Barat untuk mengasesement ulang rumah sakit yang menerima pasien diduga Covid-19.
“Harus memenuhi beberapa hal menuju rujukan Covid-19, misal mempunyai hevafilter untuk virus yang berterbangan di ruangan bisa dikondisikan atau disterilkan,” bebernya.
Selain itu, Dedie menambahkan, rumah sakit juga harus ada ruang bertekanan negatif. Jangan sampai rumah sakit menjadi sumber penularan Covid-19 di Kota Bogor. Tidak hanya rumah sakit rujukan juga, tetapi rumah sakit swasta.
BeritA ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Hasil Swabnya Negatif, Sekda Kota Bogor Masih Harus Istirahat Dulu Penulis: Lingga Arvian Nugroho
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20180725-ade-sarip-hidayat-sekda_20180725_182149.jpg)