Edukasi Kesehatan

Edukasi: Data Kedokteran Sebut 8 dari 10 Istri Tidak Puas saat Berhubungan Intim dengan Suami

"Adakan hubungannya hamil dengan orgasme? Kehamilan beda dengan orgasme. Banyak yang bisa hamil namun tanpa orgasme," ujar dokter Binsar.

Penulis: Wartakota | Editor: Ahmad Sabran
Warta Kota
dr Binsar Martin Sinaga FIAS, Medical Sexologist 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Dokter khusus di bidang seksologi, mengatakan terdapat banyak gangguan seksual pada pria dan wanita.

Namun sebagian besar mereka tidak mengetahui atau mempedulikannya.

"Mengapa masalah edukasi seksual begitu penting diinfokan kepada masyarakat? Sebab banyak masalah seksual dalam rumah tangga"

"Terutama pada pasangan suami istri yang mendekati usia atau sudah melewati usia pertengahan," Dokter Binsar Martin Sinaga, FIAS, saat ditemui Tribunnews.com/Wartakotalive.com, di Raditya Medical Center, Roko Pesona Khayangan, Depok, Jawa Barat, Selasa (16/6/2020) siang.

Edukasi Seksual: Memijat Mr P Bisa Membuat Pembuluh Darah Rusak

Oleh karena ketidaktahuan banyak orang, pria maupun wanita atas problem seksualnya, maka kehidupan seksual (seksual life) menjadi sangat penting.

Memang dalam budaya timur, banyak orang masih menggap, bahwa kehidupan seksual begitu tabu.

Tapi seturut dengan kemajuan zaman, semakin modern suatu negara, masyarakatnya pun kian terbuka.

Menurut data kedokteran, kalangan wanita yang sudah berumah tangga, delapan dari 10 wanita, tidak pernah mengalami orgasme, saat berhubungan suami-istri.

"Jadi sama sekali tidak pernah orgasme," ujar Dokter Binsar Martin Sinaga FIAS.

Pertanyaan menggelitik adalah, apakah jika istri/perempuan tidak orgasme saat hubungan suami istri, mengapa terjadi kehamilan untuk kemudian lahir anak-anak ?

Tes Swab Gratis, Para Pedagang Pasar Ayub Kabur Ketakutan Melihat Petugas Medis, Begini Kronologinya

"Adakan hubungannya hamil dengan orgasme? Kehamilan beda dengan orgasme. Banyak yang bisa hamil namun tanpa orgasme," ujar dokter Binsar.

Menurut dokter Binsar, kalangan lelaki, usia lebih dari 45 tahun, mulai mengalami gangguan seksual.

"Untuk pria , usia 45 tahun ke aas, 100 persen mulai mengalami gangguan ereksi," kata dr Binsar.

Faktanya, masyarakat yang datang konsultasi atau berobat ke dokter mengenai ereksinya, hanya sekitar 10 persen.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved