Liga 1
Kriteria Striker Menyulitkan ala Muhammad Toha
Menjadi pemain bertahan tentu akan menghadapi deretan striker yang siap menebar ancaman. Setiap striker punya skill tertentu siap menghantui lawan
Penulis: RafzanjaniSimanjorang |
Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COM, Rafsanzani Simanjoran
WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Menjadi pemain bertahan tentu akan menghadapi deretan striker yang siap menebar ancaman.
Tak tanggung-tanggung, setiap striker juga punya skill tertentu yang siap untuk menghantui setiap pemain bertahan.
Sebut saja kemampuan penguasaan bola, kecepatan, gerak tipu, serta kemampuan menempatkan diri.
Muhammad Toha, bek kanan Persita pun mengakui dirinya juga pernah mengalami kesulitan tersendiri.
Bahkan ia punya karakter striker tersendiri yang sulit dihadapinya saat berhadapan dengan tim lawan.
"Yang kencang dan punya skill itu sulit buat saya. Jika hanya punya skill, itu lebih mudah karena secara fisik ia hanya di tempat aja," ucapnya kepada Warta Kota, Rabu (10/6/2020).
• Band Go Bloks Ganti Nama Jadi Blok S Band, Ternyata Ini Alasannya yang Bikin Miris
• Kematian Akibat Covid-19 Terus Meningkat, WHO Sebut Ini Bukan saatnya Negara Manapun untuk Santai!
• Fakta di Balik Insiden Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di RS Mekar Sari, Ini Penjelasan Ketua ARSSI
• Nusa Dua Bali Disiapkan untuk Wisata MICE pada Akhir Tahun 2020, Ini Alasannya
• Siap-siap, Mulai 13 Juni 2020 Wisata Kepulauan Seribu Dibuka Kembali tapi Wisatawan Dibatasi
Walaupun tergolong baru di Liga 1 Indonesia, pemain bernomor punggung 11 punya ambisi untuk menjadi bek yang disegani.
Belajar dari pengalaman bek senior serta meningkatkan kualitas diri dengan bekerja keras ia yakini mampu mewujudkan impiannya.
"Tentu setiap kata dan latihan harus dibuktikan di lapangan. Untuk itu saya harus lebih baik setiap hari," tutupnya.
Filosofi Bertahan ala Muhammad Toha, Bek Kanan Persita Tangerang
Setiap pesepak bola tentu punya filosofi bermain tersendiri yang berbeda antara satu dengan yang lainnya.
Begitu pula halnya dengan bek kanan Persita Tangerang, Muhammad Toha.
Sesuai dengan posisinya sebagai pemain bertahan, pemain bernomor punggung 11 ini punya filosofi yang membuat para penyerang tim lain wajib waspada.
• Heboh, Surabaya Kini Menjadi Zona Hitam Virus Corona, Berikut Ini Penjelasan Khofifah dan Risma
Pasalnya, pemain asal Bontang ini mengatakan penting menjaga pertahanan secara totalitas demi keamanan lini belakang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/toha-mancing.jpg)