Breaking News:

Banjir Jakarta

Banjir Rob di Muara Angke Rendam Lebih Dari 1.000 Rumah, Warga: Tahun ini Terparah

Pengurus RW 21 Kelurahan Pluit, Patmono memperkirakan ada lebih dari 1.000 rumah warga yang terdampak banjir akibat naiknya permukaan air laut.

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Kondisi pemukiman warga di Muara Angke terendam banjir rob selama empat hari ini. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Banjir rob yang melanda kawasan Muara Angke, di Jalan Krapu I, Kelurahan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara mengakibatkan lebih dari 1.000 rumah warga terendam.

Pengurus RW 21 Kelurahan Pluit, Patmono memperkirakan ada lebih dari 1.000 rumah warga yang terdampak banjir akibat naiknya permukaan air laut tersebut sejak Jumat (5/6/2020) kemarin.

"Rumahnya banyak yang kena, kalau kita gabungkan semua RW lebih dari 1.000 rumah yang terdampak," kata Patmono, Senin (8/6/2020).

 Mbak Tutut Bagikan Kisah Soeharto Ditawarkan Berlindung ke Negara Lain Usai Dilengserkan

 Ketika Refly Harun Menggoda Hubungan Ustaz Abdul Somad dengan Selebgram Cantik Ayana Moon

 PSBB Transisi Jakarta, KCI Tambah menjadi 935 Perjalanan Setiap Harinya

 Banjir Satu Meter, Nicholas Sean Anak Ahok, Asik Unggah Foto Mancing di Depan Rumahnya

Pasalnya diperkirakan ada lima RW di Kelurahan Pluit yang berada di kawasan pesisir Muara Angke yang pemukimannya terendam banjir rob.

"Ada 5 RW (yang terdampak banjir rob). RW 01, 11, 20, 21, sama 22. Paling parah RW 22. Kalau miesalkan di RW 21 50 sentimeter, di RW 22 bisa satu meter," kata Patmono.

Menurut Patmono, banjir rob tahun ini dibanding tahun-tahun sebelumnya sangat berbeda yakni ketinggian serta jangka waktu surutnya banjir.

"Kalau tahun ini parah. Sekarang kalau sudah rob dua minggu, dua minggu kedepannya tidak. Sebulan belakangan ini peningkatan nambah," kata Patmono.

Patmono juga menganggap banjir rob tahun ini yang terparah karena tidak ada penyebabnya.

 Jangan Sampai Terlewat! Ini Penjelasan Lengkap Kisi-Kisi Pendaftaran PPDB Banten 2020/2021

 Perumahan Pantai Mutiara Banjir Rob, Ahok: Ada Genset, Anak-Anak Tidak Mengungsi

 Kunjungi Lokasi, Sekda DKI Saefullah Ungkap Penyebab Komplek Pantai Mutiara Terendam Banjir Rob

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dimana permukiman warga terendam karena ada tanggul yang jebol.

"Kecuali kalau ada tanggul yang jebol. Kalau sekarang nggak ada yang jebol. Makanya kalau kemarin, dua hari lalu, kalau pakai motor udah nggak bisa masuk," katanya. (jhs)

Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved