Berita Daerah

Wanita Mengaku Perwira TNI Bernama Arif Dibekuk, Modus Pacari 6 Wanita Lalu Tipu Puluhan Juta Rupiah

Seorang wanita mengaku perwira TNI bernama Arif, LNS (23), ditangkap polisi. Berikut penjelasannya.

Editor: PanjiBaskhara
KOMPAS.COM/DOK POLRESTA BANYUMAS
Seorang wanita berinisial LNS (23) mengaku menjadi perwira TNI demi menipu para perempuan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Seorang wanita mengaku perwira TNI bernama Arif, LNS (23), ditangkap polisi.

LNS, wanita ngaku-ngaku perwira TNI bernama Arif tersebut diketahui telah kelabui 6 wanita hingga melakukan penipuan.

Dari aksi wanita ngaku perwira TNI laki-laki tipu 6 wanita itu, diketahui telah meraup hingga puluhan juta rupiah.

Hal tersebut dikatakan langsung Kapolresta Banyumas Kombes Whisnu Caraka.

Wanita Jadi Perwira TNI Gadungan di Banyumas Tipu Enam Perempuan dengan Suara Pria, Begini Ceritanya

Belasan Wanita Termakan Rayuan Maut Pria di Palembang, Ternyata Pelakunya Polisi Gadungan

Anggota Kopassus Gadungan Ditangkap, Namanya Bayu, Mengaku Tugas di Pusdiklatpassus Batujajar

LNS merupakan warga Purworkerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Ia mengatakan, kasus terungkap berawal dari laporan seorang perempuan yang menjadi korban berinisial ARP (25), warga Kabupaten Banyumas.

"Modusnya, pelaku mengaku sebagai seorang perwira TNI berpangkat Letda dan menghubungi korban-korbannya melalui aplikasi pesan WhatsApp," kata Whisnu, saat dihubungi, Sabtu (6/6/2020).

Untuk melancarkan aksinya, tersangka memasang profil foto seorang perwira TNI pada akun WhatsApp dengan nama Arif.

Pengakuan tersangka foto tersebut diambil dari akum Instagram seseorang.

"Pelaku mendekati korbannya dengan cara pendekatan selayaknya orang pacaran"

"Setelah korban sudah memiliki hubungan yang dekat sehingga korban percaya"

"kemudian pelaku meminjam uang dengan berbagai alasan," ujar Whisnu.

Seorang wanita berinisial LNS (23) mengaku menjadi perwira TNI demi menipu para perempuan. (KOMPAS.COM/DOK POLRESTA BANYUMAS)

Untuk menyakinkan korban, pelaku juga pernah menelepon korban dengan mengubah suaranya menjadi serak mirip suara laki-laki.

"Berdasarkan pengakuan pelaku telah melakukan perbuatannya sejak bulan Juni tahun 2018"

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved