Kabar Artis
Sedang Hadapi Ujian Hidup setelah Dwi Sasono Ditangkap Polisi, Widi Mulia Unggah Lagu Wahai Kau Tuan
Saat video klip Wahai Kau Tuan diunggah, banyak warganet yang terus memberikan dukungan untuk Widi Mulia selama menghadapi ujian hidupnya tersebut.
Penulis: Irwan Wahyu Kintoko | Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Widi Mulia mengaku tidak pernah membayangkan masalah yang menimpa Dwi Sasono ini terjadi.
"Tidak terbayangkan masalah ini akan terjadi pada kami. Ternyata musibah sungguh bisa menimpa siapa saja," ucap Widi Mulia.
• Menunggu Hasil Assessment, Dwi Sasono Dikabarkan Baik dan Tidak Mengeluh di Tahanan Polisi
• Kenal Dwi Sasono Sebagai Orang Baik, Surya Saputra: Semoga Rehabilitasi dan Segera Pulang ke Rumah
Saat ini Widi Mulia yang disebutkan belum juga menjenguk Dwi Sasono di tahanan polisi ini hanya bisa terus berdoa untuk suaminya tersebut.
Widi Mulia berharap dukungan untuk untuk kesembuhan Dwi Sasono yang saat ini diketahui sedang ketergantungan dengan narkoba jenis ganja.
"Doa dan dukungan untuk kesembuhan Mas Dwi dari hati kalian yang tulus menguatkan langkah kami untuk maju, tanpa menoleh lagi ke masa lalu," ujar Widi Mulia.

Sebagai ibu bekerja, Widi Mulia hanya ingin terus berkarya demi ketiga anaknya dan kesembuhan lahir batin Dwi Sasono.
"Semoga Allah SWT menghendaki, kami boleh berbahagia bersama lagi setelah melewati cobaan ini," kata Widi Mulia.
Ia merasa sudah harus ikhlas dan menerima cobaan hidupnya ini. "Sepertinya saya harus ikhlas bahwa ini adalah new normal versi keluarga kami," kata Widi Mulia.
• Berharap Dwi Sasono Direhabilitasi, Surya Saputra: Dia Bukan Orang Jahat!
• Dwi Sasono Ditangkap Karena Pakai Ganja, Surya Saputra dan Cynthia Lamusu Beri Dukungan Widi Mulia
Dwi Sasono ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan di rumahnya, kawasan Pondok Labu, Jakarta Selatan, 26 Mei 2020 malam.
Dari tangan Dwi Sasono, polisi mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis ganja seberat 16 gram.
Saat ini Dwi Sasono sedang menunggu hasil assessement dari Badan Narkotika Nasional Kotamadya Jakarta Selatan, apakah layak menjalani rehabilitasi atau sebaliknya.