Selasa, 14 April 2026

Berita Internasional

Mahathir Mohamad Beri Peringatan Buat Negara yang Pernah Berhutang pada China: Ini Jebakan!

Mahathir bin Mohamad Februari lalu mengundurkan diri, pernah berikan peringatan bagi negara manapun berhutang ke China

PM Malaysia, Mahathir Mohamad. (Kompas.com/AFP/KAZUHIRO NOGI) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Mahathir bin Mohamad yang mundur sebagai PM Malaysia pada Februari lalu mengundurkan diri, pernah memberikan peringatan keras bagi negara manapun yang berhutang ke China.

Bagi Mahathir, utang dari China adalah jebakan.

Saat Mahathir masih menjabat sebagai Perdana Menteri (PM) Malaysia, dia berujar jika tak bisa melunasinya maka negara pengutang akan berada di bawah kontrol China.

Waktu itu Malaysia di bawah kontrol China karena pemerintahan Najib Razak mengambil pinjaman ke Negeri Tirai Bambu namun tak bisa dilunasi malah dikorupsi.

Hal ini membuat Mahathir harus pergi jauh-jauh ke Jepang untuk berhutang.

China Mengomentari Rusuh AS: Rasisme Merupakan Penyakit Kronis dalam Masyarakat AS

Utang Negara Sudah Lampaui Batas Aman, Fadli Zon Keras ke Sri Mulyani: Utang Itu bukan Prestasi!

Gali lubang tutup lubang, utangan dari Jepang itu untuk melunasi utang Malaysia ke China.

Mengutip Kontan.co.id, Selasa (19/3/2019) lalu Mahathir melontarkan peringatan ini lantaran Filipina ia sebut sedang mendapat gelontoran dana dari Investor asal China.

Anwar Ibrahim dan PM Malaysia Mahathir Mohamad
Anwar Ibrahim dan PM Malaysia Mahathir Mohamad (AFP via Straitstimes.com)

Mahathir memperingatkan agar Filipina berhati-hati mengenai potensi jebakan yang bisa menimpa mereka jika tak bisa melunasi pinjaman layaknya Malaysia.

China sedang 'menjajah' negara-negara yang lebih kecil dengan meminjamkan sejumlah besar uang yang tidak akan sanggup mereka dibayar.

Tahun 2018, bahkan negara ini sudah dituduh memanfaatkan pinjaman besar-besaran agar dapat merebut aset dan membangun pangkalan militer di negara-negara kecil dunia ketiga.

Kesan Pertama Kali Bertemu Presiden Soeharto, Mahathir Mohamad Kaget diperlakukan Setara

Negara-negara berkembang mulai dari Pakistan hingga Djibouti, dari Maladewa hingga Fiji, semua berutang besar ke Cina.

Bukan sekadar perkiraan, dilansir dari The Sun, nyatanya memang sudah ada negara yang menunggak hutang.

Negara ini juga dipaksa untuk menyerahkan kendali aset negaranya atau harus mengizinkan China untuk mempunyai pangkalan militer di negara tersebut. 

Negara-negara di seluruh dunia berhutang banyak kepada Presiden China Xi Jingping
The Sun
Ada yang menyebutnya "diplomasi jebakan utang" atau "kolonialisme utang."
Negara-negara di seluruh dunia berhutang banyak kepada Presiden China Xi Jingping

Mereka menawarkan pinjaman bagi negara-negara yang tidak mampu membayar, dan kemudian menuntut konsesi ketika mereka gagal.

Salah satu yang harus menanggung konsesi ini adalah Si Lanka.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved