Senin, 27 April 2026

Virus Corona

Genjot Tingkat Kesembuhan, Mantan Pasien Covid-19 Diminta Donorkan Plasma Darah

Doni Monardo mengatakan, semakin banyak uji spesimen, maka akan semakin banyak pula kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

YouTube BNPB Indonesia
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo, saat konferensi pers di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Senin (25/5/2020). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan, semakin banyak uji spesimen, maka akan semakin banyak pula kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Dengan kondisi tersebut, yang terpenting menurut Doni Monardo adalah ketersediaan rumah sakit untuk merawat pasien, serta tingkat kesembuhan pasien Covid-19 yang tinggi.

"Semakin banyak kita periksa, maka semakin banyak kasus yang terkonfirmasi, seperti halnya di Jawa Timur."

UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia 4 Juni 2020: 8.892 Pasien Sembuh, 28.818 Positif, 1.721 Meninggal

"Karena jumlah PCR mesinnya sudah semakin banyak, kemudian kemampuan daerah untuk menjaring ODP dan PDP juga semakin besar."

"Sehingga kasusnya meningkat, tetapi yang kita harus memperhatikan adalah jumlah ketersediaan rumah sakit," kata Doni Monardo seusai rapat terbatas, Kamis (4/6/2020).

Untuk meningkatkan tingkat kesembuhan pasien Covid-19, pihaknya menurut Doni Monardo meminta kepada pasien postif Covid-19 yang telah sembuh, untuk mendonorkan plasmanya.

Ganjar Pranowo: Tingkat Kengeyelan Warga Masih Tinggi, Jawa Tengah Latihan Dulu Sebelum New Normal

Terapi plasma konvalesen berpotensi meningkatkan kesembuhan pasien Covid-19.

"Kami sudah mengimbau tadi malam juga video conference dengan Gubernur DKI, ada sekitar 2.500 keluarga yang telah sembuh dari Covid."

"Nah, diharapkan mereka bersedia untuk menyumbangkan plasmanya."

PSBB Jakarta Diperpanjang, Peniadaan Aturan Ganjil Genap Otomatis Mengikuti

"Demikian juga di Jawa Timur ada 699 orang pasien positif yang sudah sembuh."

"Mereka sudah kembali ke masyarakatnya, ini juga kita imbau (donor plasma)," kata Doni Monardo.

Donor plasma, menurut Doni Monardo, merupakan bentuk gotong royong dalam menghadapi pandemi Covid-19 di saat vaksin belum ditemukan.

Ini Daftar 66 RW di Jakarta dengan Penyebaran Covid-19 yang Masih Tinggi

Terapi plasma konvalesen yang merupakan terobosan Kementerian Kesehatan tersebut sudah diakui oleh sejumlah lembaga kesehatan dunia.

"Inilah bentuk gotong-royong kita, obat vaksin belum ada."

"Jadi cara pengobatan yang telah dilakukan Kementerian Kesehatan, dan telah diakui juga oleh beberapa lembaga internasional, menggunakan metode plasma konvalesen."

Boni Hargens Mengaku Kantongi Nama Tokoh yang Ingin Rancang Kudeta, Sebut Laskar Pengacau Negara

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved