Virus Corona
Dokter yang Kulitnya Menghitam karena Pengobatan Virus Corona di Wuhan Meninggal, Publik Marah
Kematian seorang dokter yang kulitnya menghitam karena pengobatan virus corona di Wuhan memicu kemarahan publik di China.
Warganet saat itu berkomentar bagaimana kulit mereka yang menghitam disamakan dengan "luka" yang mereka dapatkan selama bertugas di garis depan.
China Daily melaporkan, Dr Yi dipulangkan dari rumah sakit pada 6 Mei.
Namun, Dr Hu Weifeng nyatanya masih dirawat sebelum diumumkan meninggal.
Dia menjadi pembicaraan sekaligus dianggap pahlawan karena memperingatkan virus corona sebelum menjadi wabah.
Namun, unggahannya dianggap meresahkan publik hingga dia ditangkap polisi.
Banyak media, termasuk harian resmi pemerintah Global Times, memberitakan Dr Hu bekerja di rumah sakit yang sama dengan Dr Li Wenliang.
Dr Li dikenal sebagai "dokter whistleblower" China, yang pertama kali memperingatkan adanya virus mirip Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS).
Kematiannya pada Februari menuai reaksi kemarahan, setelah sebelumnya Dr Li mengungkapkan bahwa dia mendapat peringatan polisi karena dianggap meresahkan masyarakat.
Tidak dijelaskan apakah keduanya saling mengenal karena mereka bekerja di departemen berbeda, dengan RS Pusat Wuhan mempekerjakan 4.200 staf.
Tak dilaporkan juga apakah mereka saling tertular, di mana baik Li Wenliang dan Hu sama-sama terpapar patogen itu pada pertengahan Januari.
Namun, Global Times mengulas ada 68 staf rumah sakit yang positif Covid-19, dengan lebih dari 200 tenaga medis menjalani pengawasan medis.
• Kemunculan Kluster Infeksi Corona Baru di Wuhan Bangkitkan Trauma, Semua Penduduk Akan Dites Ulang
Penyebab kematian Hu tak dipublikasikan, dengan Global Times melaporkan kondisi dokter 42 tahun itu memburuk, dan emosinya jadi tidak stabil.
Setelah kabar meninggalnya terekspos, puluhan ribu pengguna Weibo kemudian memasang tagar #WuhanCentralHospitalDoctorHuWeifengPassesAway.
Sementara warganet lainnya mengunggah emoji lilin, cara umum yang dipergunakan untuk menghormati mereka yang sudah meninggal.
Ada warganet lainnya yang mempertanyakan bagaimana Hu meninggal, dan menyerukan agar pejabat kesehatan di ibu kota Provinsi Hubei itu dipecat.