Breaking News
BREAKING NEWS: Dua Warga Poso Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal
Penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali terjadi.
Penulis: |
"Pelakunya oleh 2 orang tidak dikenal (OTK) menggunakan kendaran motor warna hitam merah," ujar Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono dalam keterangannya, Rabu (15/4/2020).
Argo menjelaskan, kronologi bermula pada pukul 09.00 WIT.
• Skytrain Bandara Soekarno-Hatta Bakal Setop Beroperasi Selama PSBB di Tangerang Raya
Saksinya adalah pegawai bank yang melihat dua OTK berboncengan mengendarai motor matik warna merah hitam.
Satu OTK turun dari motor, dan OTK kedua tetap di motor.
Saat OTK pertama ingin membuka pintu bank, dilarang oleh saksi karena diminta harus mencuci tangan lebih dahulu.
• UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia: 426 Pasien Sembuh, 4.839 Orang Positif, 459 Meninggal
Setelah mencuci tangan, OTK pertama ingin masuk ke dalam bank.
Namun kembali dilarang saksi satpam karena tidak mau melepaskan helm yang digunakannya.
Akhirnya kedua OTK pergi meninggalkan Bank Mandiri Syariah.
• Bantu Perangi Covid-19, Hellofit Donasikan Rp 500 Juta untuk RSUP dr Kariadi Semarang
Ketika itu, korban Briptu Ilham belum tiba untuk melakukan pengamanan di bank.
Berselang sekitar 3 menit setelah kedatangan Briptu Ilham, terdengar bunyi tembakan yang mengenai punggung kanan belakang tembus ke tulang rusuk depan.
"Diperkirakan yang melakukan penembakan terhadap korban adalah dua OTK yang datang ke bank saat korban belum tiba."
• Ini Alasan Anies Baswedan Mulai Berlakukan PSBB di Jakarta pada Hari Jumat
"Untuk saat ini korban sudah berada di Rumah Sakit Poso untuk mendapatkan perawatan," tambah Argo.
Sebelumnya, seorang anggota polisi di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng) diserang dan ditembak oleh dua orang tidak dikenal.
Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah AKBP Didik Supranoto mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Rabu (15/4/2020) pukul 09.15 WITA di Bank Syariah Mandiri, Kabupaten Poso, Sulteng.
• 2.349 Warga Jakarta Terinfeksi Covid-19, 163 Orang Sembuh, 243 Meninggal
"Terjadi penyerangan ke anggota yang melakukan penjagaan di sebuah bank."