Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Pedagang Pasar Cisalak Depok Tak Keberatan Tutup Asalkan Tidak Berlama-lama

Pedagang Pasar Cisalak mengaku tak keberatan dengan adanya penutupan sementara pasar tradisional yang berlokasi di Kecamatan Cimanggis, Kota Depok ini

Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Sriatun (56) pedagang bumbu dapur yang telah berdagang sejak tahun 1997 di Pasar Cisalak, Cimanggis, Depok, Senin (1/6/2020) 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Vini Rizki Amelia

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Pedagang Pasar Cisalak mengaku tak keberatan dengan adanya penutupan sementara pasar tradisional yang berlokasi di Kecamatan Cimanggis, Kota Depok ini.

Sriatun (56) tahun mengatakan, dirinya memaklumi apa yang dilakukan Pemerintaj Kota Depok dalam hal ini Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok yang menutup pasar selama dua hari yakni 31 Mei - 1 Juni 2020.

Menurut wanita yang telah berdagang selama 23 tahun ini, penutupan tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pedagang maupun pembeli di Pasar Cisalak.

"Penutupan kan dilakukan karena mau di semprot biar nggak kena corona (Covid-19), ya saya sih nggak masalah," paparnya saat ditemui Warta Kota di lapak dagangannya di Pasar Cisalak, Cimanggis, Depok, Senin (1/6/2020).

Meski mengaku penutupan tersebut turut memengaruhi pendapatannya, namun Sri yakin bahwa apa yang dilakukan Pemkot Depok sudah sesuai demi terbebasnya para pedagang maupun pengunjung pasar dari penularan Covid-19.

"Karena memang penutupan ini merata di seluruh pasar yang ada di Kota Depok, nggak cuma di sini saja," akunya.

Dua Polwan Nyamar Jadi PSK, Ternyata Bongkar Kasus Perdagangan Perempuan di Warung Kopi

Wartawan Reuters Kena Tembak Peluru Karet Polisi saat Liput Kerusuhan Kematiah George Floyd

Cerita Lengkap 2 Anggota KKB Papua Reaktif Covid-19, Sempat Kabur Lompat Pagar Wisma lalu Diringkus

Terlebih, Sri mengatakan penutupan dilakukan lantaran dikabarkan telah ditemui empat orang yang positif Covid-19 setelah melalui tes Swab pada pertengahan Mei lalu.

"Kalau mengurangi pendapatan pasti tapi ya kalau cuma dua hari nggak masalah, kalau (penutupannya) seminggu tuh baru keberatan karena kelamaan," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved