Hari Lahir Pancasila
Motivator Tung Desem Waringin: Semangat Pancasila Penting untuk Indonesia Hadapi Covid-19
Keimanan yang didasari dalam sila pertama Pancasila, Ketuhanan Yang Maha Esa, merupakan bagian penting ketika menghadapi penyakit seperti Covid-19.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin 1 Juni 2020, motivator yang juga penyintas Covid-19 Tung Desem Waringin tampil dalam acara diskusi Gugus Tugas Percepatanan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Jakarta, Senin (1/6/2020).
Dalam kesempatan itu, pakar marketing itu menyoroti semangat Hari Lahir Pancasila diperlukan dalam langkah Indonesia menghadapi Covid-19.
Salah satu caranya, kata Tung Desem, membantu sesama masyarakat yang sesuai pengamalan dari Pancasila.
"Penting sekali dalam Hari Kelahiran Pancasila ini ada keyakinan kita, bahwa kita tidak boleh fokus kepada diri kita sendiri. Ini jadi (sila kelima Pancasila) Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia," kata pakar marketing itu dalam acara diskusi Gugus Tugas Percepatanan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Jakarta, Senin (1/6/2020).
Tung menceritakan bagaimana fokus membantu orang lain ikut berperan dalam proses kesembuhannya dari Covid-19 pada awal April lalu.
• MAKIN Tak Terkendali, Kerusuhan di AS Makan Korban Tewas dan Toko-toko Mulai Dijarah Massa
• Masuk Tahun Ajaran Baru dengan Normal Baru di Tengah Pandemi Covid-19, Indonesia Dinilai Siap
• KABAR Gembira, Indonesia Siap Ikut Produksi Vaksin Covid-19 Bersama ASEAN dan China
Fokus memberi semangat kepada orang lain baik sesama pasien maupun tenaga medis serta usaha mencari bantuan alat pelindung diri (APD) memberi Tung semangat ketika menjalani perawatan di rumah sakit.
Tidak hanya sila kelima, keempat sila lain juga merupakan bagian tidak terpisahkan dalam semangat menghadapi pandemi.
Keimanan yang didasari dalam sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa, kata dia, merupakan bagian penting ketika menghadapi penyakit seperti Covid-19.
Sila kedua Kemanusiaan yang Adil dan Beradab juga merupakan dasar untuk membantu sesama yang terdampak akibat Covid-19 tidak hanya dalam segi kesehatan tapi juga ekonomi.
• Pertama Kalinya Sejak PSBB, Bima Arya Salat Jumat Berjamaah di Masjid Baitur Ridwan Kota Bogor
Semangat membantu itu, kata dia, dapat memberikan motivasi dan ikut berperan dalam kesehatan tubuh.
"(Sila ketiga) Persatuan Indonesia, jangan fokus kepada diri kita sendiri. Jangan mengambil kesempatan hari ini untuk mengacaukan Indonesia. Kita tetap harus bersatu untuk melawan Covid-19," ujar Tung.
Dalam semangat persatuan dia mengajak orang-orang untuk saling mendukung meski dalam kondisi yang berbeda.
Baik yang harus keluar karena tuntutan pekerjaan maupun orang yang bisa tetap berada di dalam di rumah harus saling mendukung tanpa mencela, kata dia.
• AKHIRNYA Dirut TVRI Iman Brotoseno Akan Nonaktifkan Akun Sosmednya, Ini Alasannya
• Dulu Tenggelamkan Kapal, Kini Susi Pudjiastuti Jualan Kaos Bertuliskan Tenggelamkan
Tidak kalah pentingnya, ujar Tung, adalah sila keempat Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan dan Perwakilan.
Dia menegaskan bagaimana kebijaksanaan dan hikmat dapat membantu dalam pemahaman situasi ketika pandemi. (Antaranews)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/tung-desem-waringin-dan-perawat.jpg)