Selasa, 21 April 2026

Berita Video

VIDEO: Polisi Fokus Dua Sektor Pengamanan New Normal

Dari hasil rapat kata Yusri ada dua sektor utama yang akan diawasi ketat pihaknya yakni sektor ekonomi dan sektor moda transportasi.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Ahmad Sabran
Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus 

Namun kata, Yusri untuk penerapan teknis, pihaknya masih menunggu arahan lebih jauh dari Gugus Tugas Covid-19 terkait penerapan New Normal.

"Bersama TNI kami menyiapkan skenarionya di wilayah hukum Polda Metro. Tapi pada satu sisi pelaksanaannya itu, masih menunggu Gugus Tugas. PSBB kan masih diberlakukan, kami masih menunggu. Jadi sementara ini yang sudah berjalan kami amankan, yang belum kami menunggu keputusan," paparnya.

Sebelumnya Yusri menyebutkan pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 3.987 personelnya untuk dikerahkan dalam pengawasan pendisiplinan protokol kesehatan di masa new normal atau normal baru yang akan diterapkan di DKI Jakarta.

Meski begitu jumlah personel dari kepolisian itu masih fleksibel dan bisa bertambah atau berkurang, tergantung hasil pembahasan di jajaran pihaknya, Kamis (27/5/2020) serta petunjuk teknis dari Pemprov DKI.

"Untuk sementara personel yang kita siapkan ada 3.987. Tapi jumlah ini belum pasti, tergantung petunjuk pelaksanaan teknis dari provinsi dan hasil pembahasan di internal," katanya.

Dari sana kata dia akan diketahui jumlah personel yang dibutuhkan termasuk personel dari TNI.

Intinya kata Yusri, Polda Metro Jaya siap melaksanakan pendisiplinan protokol kesehatan pada masyarakat guna menyongsong masa normal baru di tengah pandemi Covid-19 di DKI Jakarta.

Meskipun pembahasan persiapan atas hal itu baru akan dilakukan Polda Metro Jaya, Kamis (27/5/2020) bersama instansi terkait. Selain itu Polda Metro Jaya juga masih menunggu petunjuk dan mekanisme pelaksanaan pendisiplinan protokol kesehatan dari Pemprov DKI.

Menurutnya, TNI-Polri akan mengawasi sejumlah ruang publik dan melakukan peneguran dengan persuasif serta humanis untuk mengedukasi masyarakat agar lebih disiplin menjalankan pendisiplinan protokol kesehatan.

Pengawasan petugas katanya antara lain memastikan warga mengenakan masker, menjaga jarak fisik, dan mencuci tangan selama normal baru di tengah pandemi Covid-19.

"Intinya pendisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan, yang akan kita pantau dan awasi. Jadi supaya masyarakat terbiasa physical distancing, menggunakan masker, sampai cuci tangan. Kita awasi mereka dan tegur secara persuasif dan humanis. Intinya arahnya ke sana," kata Yusri, Rabu (27/5/2020)

Ia mencontohkan nantinya jika di ruang publik ada masyarakat yang berkumpul dan berkelompok terlalu dekat, apalagi ada yang tidak mengenakan masker maka Polri dan TNI akan mengingatkan mereka.

"Kami TNI-Polri akan datangi dan kasih tahu agar menjaga jarak dan pakai masker. Kami akan lakukan persuasif dan humanis dan memberi edukasi kepada masyarakat," kata Yusri.

Yusri memastikan pihaknya siap mendukung kebijakan pemerintah ini. "Bahkan personel yang akan diplotting di titik mana yang ditetapkan, sudah kami siapkan," katanya.

Terkait mekanisme pelaksanaan dan cara bertindak Yusri mengaku masih menunggu dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved