Virus Corona

Pemprov DKI Siap Buka Kembali Seluruh Rumah Ibadah di Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang melakukan persiapan membuka kembali seluruh rumah ibadah.

Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Anggie Lianda Putri
Kepala Biro Pendidikan, Mental, dan Spiritual DKI Jakarta Hendra Hidayat saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (11/1/2019). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang melakukan persiapan membuka kembali seluruh rumah ibadah.

Persiapan ini dalam rangka menyambut kebijakan new normal.

Saat ini Pemprov tengah berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), dan Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia Wilayah (PGIW).

UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia 29 Mei 2020: 25.216 Pasien Positif, 6.492 Sembuh, 1.520 Wafat

Juga, Persekutuan Gereja-gereja Pantekosta Indonesia (PGPI), Keuskupan Agung Jakarta, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI), dan Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN).

"Kami sudah berkoordinasi para pihak Majelis Tinggi Agama serta seluruh stakeholder terkait lainnya."

"Untuk persiapan menjelang dibukanya kembali seluruh rumah ibadah," kata Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual DKI Jakarta Hendra Hidayat saat dikonfirmasi, Jumat (29/5/2020).

Minta Jokowi Mundur, Ini Ancaman Hukuman yang Dihadapi Ruslan Buton

Perihal kapan tepatnya pembukaan tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang nantinya akan memutuskan.

Namun, Hendra menegaskan nantinya setiap kegiatan ibadah keagamaan harus tetap memegang aturan protokol kesehatan.

Seperti tetap mempertahankan penggunaan masker, menjaga jarak, kebersihan diri dan lingkungan sekitar rumah ibadah, serta menghindari kontak fisik semisal bersalaman dan sebagainya.

UPDATE 29 Mei 2020: Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Berkurang 78 Orang, di RS Pulau Galang 9 Orang

Sebab, Pemprov DKI tidak mau kebijakan pembukaan rumah ibadah malah berujung terbentuknya klaster baru penyebaran Covid-19.

Sehingga, Pemprov bersama Majelis Tinggi Agama harus lebih dulu memastikan setiap tempat ibadah dalam kondisi bersih dan aman untuk digunakan.

"Satu hal yang pasti bahwa seluruh kegiatan ibadah dan kegiatan keagamaan lainnya harus tetap mengikuti dan menggunakan protokol kesehatan yang berlaku."

Antisipasi Minim Pemilih Akibat Covid-19, Pilkada Serentak 2020 Diusulkan Pakai Sistem e-Voting

"Kami tentunya tidak ingin rumah ibadah menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 ini," ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menyatakan, pemerintah bakal kembali membuka rumah ibadah secara bertahap.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved