PSBB Jakarta

Pimpinan DPRD DKI Minta Disdik Kaji Ulang Rencana Aktivitas Belajar Dimulai pada 13 Juli

"Harus ada penjelasan mengenai potensi tingkat penularan di lingkungan sekolah dan dampaknya seperti apa."

Warta Kota/Desy Selviany
Aktivitas di SMPN 189 Jakarta, Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pimpinan DPRD DKI Jakarta meminta Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk mengkaji ulang rencana kegiatan belajar mengajar (KBM) di lingkungan sekolah mulai 13 Juli 2020 mendatang.

Pihaknya memandang, saat ini kasus Covid-19 belum mereda di Ibu Kota DKI Jakarta.

“Saya kira itu harus dikaji dulu, yah jangan terlalu buru-buru. Harus ada penjelasan mengenai potensi tingkat penularan di lingkungan sekolah dan dampaknya seperti apa,” kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik pada Kamis (28/5/2020).

Menurutnya, memberi pemahaman mengenai pencegahan Covid-19 kepada anak-anak cukup sulit, dibanding orang dewasa.

 Unggah Data THR TGUPP DKI Cair Rp 50 Juta, William PSI Bandingkan, ASN DKI Dipotong Termasuk TKD-nya

 Picu Kemarahan Warga, Empat Polisi Minneapolis yang Injak George Floyd hingga Tewas, Dipecat

 Gara-Gara Hoax Meninggal, Abdel Ceritakan Kebaikan Mamah Dedeh, Umrahkan Kru, Sopir, dan Sekuriti

Bahkan, kata dia, orang dewasa yang dapat membedakan baik dan buruknya kesehatan saja bisa mengabaikan ketentuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dikeluarkan pemerintah.

“Anak kecil agak sulit untuk diatur, misalnya pakai masker dan saling jaga jarak. Mereka kan hobinya bermain, sehingga saya minta harus betul-betul diperhatikan potensi penyebaran bila sekolah kembali beraktivitas,” ujar Taufik.

Dia menyarankan, sebaiknya Disdik DKI terlebih dahulu melakukan pemetaan terhadap pola penyebaran Covid-19.

Sekalipun Disdik bersikeras sekolah mau dibuka, hendaknya yang berada di zona hijau Covid-19 saja.

“Saya minta dicermati dulu rencana itu, jangan terlalu terburu-buru. Apalagi anak kecil itu kalau kena Covid-19, katanya belum bisa merasakan gejala-gejalanya,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana menerbitkan Surat Keputusan Nomor 467 tahun 2020 tentang Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2020/2021. SK tersebut mengatur jadwal pendidikan tahun ajaran 2020/2021 untuk tingkat PAUD/TKLB/SD/MI/SDLB, SMP/MTs/SMPLB dan SMA/MA/SMALB/SMK/MAK.

Berdasarkan dokumen yang diterima Warta Kota, aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) kembali normal pada 13 Juli 2020 mendatang.

 Cerita Novel Baswedan ka Aa Gym, Ditemui Anak Muda yang Bilang,Saya tidak Kasihan dengan Pak Novel

 Warga di Kelurahan Tanjung Priok Ramai-Ramai Tolak Paket Bansos Pemprov DKI, ini Alasannya

 3 SKPD Pemprov DKI ini tidak Tangani Pandemi Corona, Tapi dapat TKD Penuh, DPRD: Gubernur harus Adil

Pada tanggal 13-15 Juli 2020 ditetapkan sebagai kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi Peserta Didik Baru (PDB).

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana membenarkan mengenai surat tersebut.

Namun, kata dia, jadwal yang telah disusun itu dapat berubah bila ada kebijakan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, mengingat kondisi pandemi Covid-19 belum berakhir. (faf)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved