Album Musik
Tohpati Jelaskan Bagaimana Alur Keluarnya Album Forever di saat Pandemi Covid-19
Para musisi mencoba terus berkarya walau tengah diadang pandemi covid-19. Bahkan Tohpati mengeluarkan album di tengah wabah. Bagaimana caranya?
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -Tohpati beberapa waktu lalu mengeluarkan album berjudul Forever. Pria berusia 48 ini tercatat telah menorehkan album solo sebanyak 14 album selama berkarir di dunia musik tanah air.
Ada cerita menarik sebetulnya dibalik peluncuruan album ini. Menurut Tohpati, album ini sebetulnya sudah selesai dari Bulan Januari. Namun karena adanya wabah korona membuat dirinya menunda keluarnya album terbaru tersebut.
"Album Forever aslinya sudah jadi pada bulan Januari. Namun saat itu kita mau merilis sempat ada keraguan karena ada Corona. Untuk itu kita nunggu terlebih dahulu. Namun setelah rundingan, album itu dirilis kali aja butuh hiburan, akhirnya saya rilis saja," ungkap Tohpati.
Baginya disaat wabah Korona ini dirinya tidak ingin berhenti bermusik. Dalam sehari pria kelahiran Jakarta, 25 Juli 1971 ini kerap kali memainkan gitar paling lama dalam sehari 3 jam.
• Tohpati Buat Donasi untuk Peduli dengan Seniman Tradisi di Masa Pandemi Covid-19
Menurut dirinya hal itu dilakukan guna membunuh rasa bosan selama masa isolasi. Untuk itu dirinya tetap passion di music guna tidak menurunkan passion bermusiknya.
"Setiap harinya saya main gitar tiga jam sekali. Menurut saya itu dapat menaikan passion bermusic saya. karena apabila passion bermusik seorang musisi menurun itu bahaya," ungkap Tohpati.
Tohpati sendiri kembali merilis album solo terbarunya yang merupakan album ke-14 sejak ia meluncurkan karya solo. Album terbaru berjudul Forever ini istimewa karena untuk pertama kalinya Tohpati mengerjakan satu album penuh dengan iringan orkestra lengkap.
Dalam Album Forever didalamnya terdiri dari 7 lagu seperti “Jatuh Cinta”, “Carnaval”, “Kahyangan”, “Forever”, “Air Mata”, “Bahagia” dan “Ingin Ku Miliki” .
Tohpati Galang Donasi
Semenara itu, Tohpati juga baru-baru ini mengelar sebuah konser donasi amal lewat media daring.
Tujuannya menurut Tohpati ingin berdonasi kepada seniman-seniman tradisi yang terdampak dari wabah Korona.
Hal itu dirinya sampaikan didalam wawancaranya dengan Bentara Budaya, Rabu, (27/5/2020).
"Saya terakhir buat konser donasi itu bertajuk Jakarta City Philharmonic dimana saya berdonasi kepada Seniman-seniman tradisi yang terkena dampak dari wabah Korona," ungkap Tohpati.
• Kegiatan Tohpati Mengisi Masa Isolasi di Rumah Selama Pandemi Covid-19
Dirinya merasa prihatin kepada para seniman-seniman tradisi karena adanya wabah Korona meraka tidak bisa mencari nafkah. Menurutnya dengan sedikit kondisi saat ini mereka tidak dapat penghasilan, untuk itu dirinya secara sukarela menghimpun dana bagi mereka yang membutuhkan.
"Semua seniman tradisi terkena dampak dari wabah ini. Saya mengerti bagi mereka yang biasa tampil di acara nikahan tetapi dengan adanya wabah ini tidak bisa tampil karena nikahan juga tidak boleh. Makanya saya mengerti beban mereka. Untuk itu saya sedikit membantu guna meringankan beban mereka," ungkap Tohpati.