Breaking News:

Film

Jika Bioskop Dibuka Lagi di Masa New Normal, Firman Bintang: Ada Nggak yang Mau Filmnya Jadi Tumbal?

Sekalipun bioskop sudah dibuka kembali dan memutarkan film, belum tentu banyak orang datang ke bioskop seperti sedia kala.

warta kota/nur ichsan
Produser film dan mantan Ketua Umum Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI) Firman Bintang bersama aktris gaek Christine Hakim. Menurut Firman Bintang, industri film Indonesia belum akan sepenuhnya pulih meski ada masa new normal. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Firman Bintang, produser film dan mantan Ketua Umum Persatuan Perusahaan Film Indonesia, harus diperhitungkan benar jika bioskop kembali di masa new normal.

Namun Firman Bintang ragu ada produser dan film Indonesia yang mau film garapannya jadi 'tumbal' saat diputar di bioskop dalam masa new normal itu.

Sebab, sekalipun bioskop sudah dibuka kembali dan memutarkan film, belum tentu banyak orang datang ke bioskop seperti sedia kala.

Ketua Persatuan Produser Film Indonesia Firman Bintang menyerahkan hasil penilaian juri Komite Oscar 2019 yang memilih film Kucumbu Tubuh Indahku sebagai wakil Indonesia di Oscar 2020 di Plaza Senayan, Jalan Asia Afrika, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (17/9/2019).
Ketua Persatuan Produser Film Indonesia Firman Bintang menyerahkan hasil penilaian juri Komite Oscar 2019 yang memilih film Kucumbu Tubuh Indahku sebagai wakil Indonesia di Oscar 2020 di Plaza Senayan, Jalan Asia Afrika, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (17/9/2019). (Dokumentasi Komite Oscar 2019)

"Ada nggak yang mau filmnya jadi tumbal. Kalaupun bioskop di buka, tidak seketika itu juga penonton datang," kata Firman Bintang, Senin (25/5/2020).

Firman Bintang berbincang dalam Halal Bil Halal Webinar Online gagasan Direktur Perfilman, Musik dan Media Baru Kemendikbud RI bersama Demi Film Indonesia bertajuk Film Nasional Whats Next?

Meski demikian, lanjut Firman Bintang, jika benar-benar mencintai film Indonesia, jalan satu-satunya harus memberikan layar bioskop sebanyak mungkin ke film Indonesia.

Pandemi Covid-19 Belum Reda di Indonesia, Bagaimana Jika Bioskop Dibuka Kembali?

Banyak Syuting Film Tertunda Akibat Wabah Virus Corona, Anggy Umbara: Sekarang Harus Break Dulu

Yang paling utama, menurut Firman Bintang, industri perfilman tidak boleh mati.

Walau demikian, di masa pandemi Covid-19, keselamatan manusia tetap nomor satu.

Apa yang disampaikan Firman Bintang diamini bintang film Putri Ayudya dan sutradara Anggy Umbara.

Sutradara Anggy Umbara menyutradarai film Si Manis Jembatan Ancol saat dalam kondisi sakit.
Sutradara Anggy Umbara menyutradarai film Si Manis Jembatan Ancol saat dalam kondisi sakit. (Warta Kota/Feryanto Hadi)

Putri Ayudya dan Anggy Umbara memilih menunggu panduan pemerintah soal penerapan new normal bagi dunia perfilman, terutama saat syuting film.

Jika panduan dan aturan mainnya sudah jelas, proses produksi film yang biasanya menghimpun banyak kru film, tetap dapat dilakukan dengan standar kesehatan ketat.

Anggy Umbara tidak bisa membayangkan jika kondisi seperti sekarang masih terus berlangsung sampai dua atau tiga bulan lagi.

Syuting Saat Pandemi Covid-19, Putri Ayudya Hanya Ditemani 6 Kru Film dan Protokol Kesehatan Ketat

Selain Berhenti di Kamu, 3 Film Lebaran 2020 Ini Batal Diputar di Bioskop Karena Pandemi Covid-19

"Mungkin saya akan jual barang untuk menghidupi karyawan saya sementara pemasukan tidak ada," kata Anggy Umbara.

Anggy Umbara bahkan membayangkan, untuk melakukan proses syuting hingga memutarkan film di bioskop, tidak bisa dilakukan karena wabah virus corona ini.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved