Hari Raya Idul Fitri
16.000 Mobil Padati Kawasan Puncak di Hari Pertama Idul Fitri
Akibat kawasan wisata Puncak diserbu pengunjung membuat terjadi kemacetan panjang di ruas jalur Puncak di hari pertama Idul Fitri 1441 Hijriah.
WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Meski Kabupaten memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besa (PSBB), hal tersebut tak memengaruhi antusias untuk mengunjungi kawasan wisaata Puncak.
Akibat kawasan wisata Puncak diserbu pengunjung membuat terjadi kemacetan panjang di ruas jalur Puncak di hari pertama Idul Fitri 1441 Hijriah.
Dari siaran pers yang diterima TribunnewsBogor.com dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk diketahui ada lebih dari 16.000 kendaraan keluar Gerbang Tol Ciawi dari arah Jakarta.
"Jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari arah Selatan atau Lokal melalui GT Ciawi 1 Jalan Tol Jagorawi adalah sebesar 16.903 kendaraan," kata Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru.
• PSBB Jakarta Selama Lebaran, Anies Ungkap 60 Persen Warga Jakarta Tidak Keluar Rumah
• Warga Menduga Penyebab Tabrakan Bus TransJakarta dan Bajaj karena Tidak Ada Petugas
• Via Vallen Ungkap Keluarganya Takut Dikucilkan Setelah Umumkan Adiknya Positif Covid-19
• Harta Jack Ma terkikis Rp 22 triliun dalam Sehari, Ini Penyebabnya
Namun, Heru mengatakan bahwa jumlah tersebut jauh berkurang sekitar 53 persen dari tahun 2019.
Sementara itu secara keseluruhan PT Jasa Marga mencatat di H1 Lebaran 2020, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat total 37.878 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui arah Timur, arah Barat dan arah Selatan.
Volume lalu lintas (lalin) pada H1 Lebaran yang meninggalkan Jakarta ini turun 81% dibandingkan dengan lalin periode yang sama di Lebaran tahun 2019.
Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jakarta dari ketiga arah adalah sebesar 25% dari arah Timur, 31% dari arah Barat dan 45% dari arah Selatan.
Adapun rinciannya sebagai berikut:
ARAH TIMUR
Lalin meninggalkan Jakarta dari arah timur merupakan kontribusi lalin dari dua Gerbang Tol (GT) pengganti GT Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Trans Jawa serta GT Kalihurip Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi dengan rincian distribusi lalin sebagai berikut:
- GT Cikampek Utama 1, dengan jumlah 5.117 kendaraan meninggalkan Jakarta, turun sebesar 93% dari Lebaran tahun 2019.
- GT Kalihurip Utama 1, dengan jumlah 4.193 kendaraan meninggalkan Jakarta, turun sebesar 91% dari Lebaran tahun 2019.
Total kendaraan meninggalkan Jakarta dari arah Timur adalah sebanyak 9.310 kendaraan, turun sebesar 92% dari lebaran tahun 2019.
ARAH BARAT
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20180618-lalin-macet2_20180618_154806.jpg)