Melanggar PSBB, Imbauan Camat Agar Lantai 2 dan 3 Plaza Ciledug Ditutup Akhirnya Disetujui Pengelola

Peme­rintah Kota Tangerang menerapkan PSBB tahap ketiga saat ini dan akan berakhir pada tanggal 31 Mei 2020 mendatang.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Pejabat Kota Tangerang bersama TNI dan Polri melakukan pengawasan di pusat perbelanjaan Plaza Ciledug, Kota Tangerang, Kamis (21/5/2020). 

Pihak Kecamatan Ciledug bersama unsur Polri dan TNI akhirnya menggelar sidak ke Plaza Ciledug menyusul ramainya pengunjung yang berbelanja meski Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masih diberlakukan.

Camat Ciledug, Syarifudin, mengatakan, pihaknya bersama kepolisian dan TNI menemui managemen Plaza Ciledug untuk meminta keterangan.

Syarifudin menerangkan Plaza Ciledug ini memiliki 3 lantai. Lantai satu merupakan tempat pasar tradisional menjual bahan - bahan sembako.

“Sedangkan lantai 2 dan 3 toko baju. Masyarakat banyak yang beli baju Lebaran di sini,” kata Syarifudin.

Dirinya menegaskan agar lantai 2 dan 3 ditutup selama proses PSBB berlangsung. Permintaan itu pun disetujui oleh pihak managemen.

“Kalau lantai 1 biarkan dibuka. Karena memang itu untuk kebutuhan bahan - bahan pokok. Toko bajunya yang diminta ditutup mulai hari ini,” ungkapnya.

Pantauan Wartakotalive.com, pusat pembelanjaan di Jalan HOS Cokroaminoto, Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang itu tampak penuh sesak. Area parkir dipenuhi volume kendaraan pengunjung.

“Iya memang penuh, kami segera berkoordinasi dengan pihak managemennya,” ujar Syarifudin.

Akses arus lalu lintas di sekitar pun padat merayap. Laju pengendara terpantau menjadi tersendat.

“Kalau lewat situ macet terus, apalagi mau Lebaran kayak gini,” ucap Dinda (25) satu dari warga di lokasi.

Kerumunan orang dan kendaraan tampak menyemut. Baik itu kendaraan mobil maupun motor terlihat menumpuk.

“Padahal kan lagi PSBB, terserah mereka aja lah,” katanya.

Seperti diketahui Peme­rintah Kota Tangerang menerapkan PSBB tahap ketiga saat ini dan akan berakhir pada tanggal 31 Mei 2020 mendatang.

Delapan Kali Kebanjiran Akibat Tanggul Jebol, Warga BSI Bojongsari Depok Merasa Tak Diperhatikan

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved