Liga 1 2020

Persita Tangerang Dambakan Dirut PT LIB yang Baru Memiliki Integritas, Ini Maksudnya

Manajer Persita Tangerang, I Nyoman Suryanthara, berharap agar PT LIB segera menentukan direktur utama yang baru.

Wartakotalive.com/Rafzanjani Simanjorang
I Nyoman Suryanthara saat ditemui di Stadion Sport Center, Kelapa Dua Tangerang. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Manajer Persita Tangerang, I Nyoman Suryanthara, berharap agar PT LIB segera menentukan direktur utama yang baru, agar bisa mengambil keputusan mengenai rencana kompetisi tahun ini.

Menurut Nyoman, dirut yang baru harus berintegritas, agar kinerja PT LIB menjadi profesional dan sesuai harapan.

I Nyoman Suryanthara, Manajer Persita Tangerang
I Nyoman Suryanthara, Manajer Persita Tangerang (Warta Kota/Rafsanjani Simanjorang)

"Selain itu, kami berharap agar direktur utama yang terpilih nantinya punya hubungan solid dengan PSSI dan juga klub liga 1 dan klub liga 2," ujarnya kepada Warta Kota.

Persita sendiri saat ini masih menunggu kepastian kompetisi sebelum memutuskan kebijakan di internal klub.

 Anies Sebut Penyebaran Covid-19 di Jakarta Semakin Rendah Setelah DKI Keluarkan Kebijakan Ini

 Mirip Akademi Militer, Akademi Demokrat Sudah Lantik Lulusan Pertamanya, Langsung Dinas di DPR RI

 MANTAN Ketua KPK Abraham Samad Serang Kebijakan Jokowi Naikkan BPJS: Lain Gatal Lain Digaruk

Sebelumnya, perihal masa depan kompetisi, Persita berharap agar keselamatan serta kesehatan pemain, pelatih serta official lainnya menjadi pertimbangan utama nantinya.

Kondisi kurva kasus positif Covid-19 yang semakin meninggi membuat Persita berharap ada protokol kesehatan yang ketat, bilamana kompetisi dilanjutkan.

Selain itu, bila kompetisi dihentikan dan diganti turnamen lain, maka turut juga memperhatikan protokol kesehatan, karena setiap turnamen akan mengundang kerumunan (suporter).

 Tagar #IndonesiaTerserah Viral, Dokter: Itu Sikap Ngenes Kami Lihat Warga yang Mulai Abai

"Virus ini kan tidak terlihat, dan belum diketahui kapan berakhir. Bila memang dihentikan dan diganti oleh turnamen lain, harus ada kepastian baik jadwal serta protokalnya bagaimana," ucap Nyoman Suryanthara.

Penulis: Valentino Verry
Editor: Valentino Verry
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved