Jumat, 5 Juni 2026

Keamanan Privasi

Tidak Mengunci Kartu SIM, Efeknya Bisa Bikin Kantong Kebobolan

Kini smartphone ibarat brankas. Bagi orang-orang yang gemar bertransaksi elektronik, HP menjadi alat paling praktis untuk bertransaksi.

Tayang:
Penulis: |
Seorang pedagang terlihat sedang registrasi SIM card di gerai miliknya di kawasan Bumi Serpong Damai, Tangerang, Banten, Selasa (7/11/2017). Pemerintah mewajibkan registrasi ulang SIM card bagi para pengguna telepon seluler hingga 28 Februari 2018 dengan memakai nomor NIK dan kartu keluarga (KK). (KOMPAS.com /ANDREAS LUKAS ALTOBELI) 

Demi mencegah potensi kerugian, memang sebaiknya nomor HP diberi kunci. Fitur ini sudah ada semenjak telepon seluler hadir. Sejak ponsel masih 2G, yang cuma bisa digunakan untuk voice dan SMS, pun ukuran HP masih segede batu bata.

Dengan fitur ini, pengamanan HP bakal paripurna. Sudah dikunci pakai aneka fitur keamanan Android, pun SIM-nya. Jadi ketika si maling hendak memanfaatkan nomor curian itu dengan menggunakan pesawat HP lain, dia harus mengisi nomor PIN yang sudah dipasang. Tiga kali salah memasukkan angka PIN, maka nomor itu terblokir. Kecele dia.

Untuk memasang PIN pada kartu SIM di HP Android memang agak ribet, jauh lebih gampang ketika masih era HP 2G. Sebab, setiap merek HP Android punya fitur setting dengan susunan yang khas masing-masing.

Untuk HP merek Xiaomi, pengaturan PIN ada pada setting, security, privacy. Dalam fitur privacy ini terdapat menu penguncian SIM.

Begitulah, demi keamanan yang prima memang tak ada ruginya memanfaatkan fitur keamanan yang sudah tersedia sejak dahulu kala. Jangan semata mengandalkan fitur pengamanan canggih Android.

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved