Berita Tangerang
Pemasok Daging Babi ke Pedagang Daging Sapi di Pasar Bengkok Kota Tangerang Ikut Dibekuk
Polrestro Tangerang membongkar praktik perdagangan daging oplosan di Pasar Bengkok, Kota Tangerang. Pedagang oplos daging sapi dengan daging babi.
WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Pedagang daging yang mengoplos daging sapi dengan daging babi telah dibekuk Polrestro Tangerang.
Pedagang daging tersebut berinisial AHM (41) menjual daging sapi dioplos daging babi di Pasar Bengkok, Kota Tangerang.
Setelah membengkuk pedagang daging tersebut, polisi mendalami kasusnya dan menyelidiki lebih lanjut.
Kapolrestro Tangerang, Kombes Sugeng Hariyanto mengatakan, AHM tidak bermain sendiri dalam kasus pengoplosan daging tersebut.
• Oplos Sapi dan Babi, Tersangka Bilang Daging Impor kepada Pembeli, Pakai Formalin dan Pewarna
• Polisi Sebut Pelaku Jual Daging Sapi Dioplos Daging Babi Seharga Rp 70.000 di Pasar Kota Tangerang
Pemasok daging, kata Sugeng Hariyanto, juga telah diringkus petugas.
"Pelaku AHM mendapatkan daging celeng (babi hutan) itu dari penyuplai berinisial RT (30)," ujar Sugeng Hariyanto di Mapolrestro Tangerang, Senin (18/5/2020).
Kini keduanya telah meringkuk di tahanan Mapolres Metro Tangerang.
"Dia (RT) sebagai karyawan swasta yang tinggal di Cipondoh," ucapnya lagi.
• Harga Komoditi di Pasar Tangerang Pasca-Terbongkarnya Oplosan Daging Sapi dengan Daging Babi
• PD Pasar Kota Tangerang Buka Suara Soal Pedagang Mengoplos Daging Sapi dengan Daging Babi
AHM yang asalnya dari Pandeglang ini mengontrak rumah di bilangan Cipondoh, Tangerang.
"Tersangka RT memperoleh daging babi ini dari daerah Palembang. Kemudian dijual ke pelaku AHM seharga Rp 35.000 per kilonya," kata Sugeng.
Ketika dihadirkan di Mapolrestro Tangerang, AHM menundukkan kepalanya. Dia mengenakan kaus tahanan oranye.
Pelaku mengaku, menyesali perbuatannya.
• Inilah Perbedaan Mendasar Antara Daging Sapi dan Daging Babi Biar Tidak Tertipu
• INI Dia Tampang Penjual Daging Sapi Dioplos Babi di Kota Tangerang, Mengaku Baru Dua Bulan Beraksi
Saat melakukan aksinya menjual daging oplosan daging sapi dengan daging babi, dia menjual kepada pembeli Rp 70.000 per kilogram.
Padahal di pasaran daging sapi normal dijual sekitar Rp 120.000 per kilogram. Dia mencoba mengelabui pembeli.
"Saya bilang ini daging impor," ujar AHM.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pelaku-pengoplos-daging-sapi-dan-babi218.jpg)