Kamis, 7 Mei 2026

PSBB Jakarta

Lebaran 8 Hari Lagi, Ini Bacaan Takbiran untuk Idul Fitri Dilengkapi Terjemahan Beserta Artinya

Tahun 2019 Pemprov DKI Jakarta menggelar malam takbiran di sejumlah tempat, Kamis (14/6/2019). Tahun ini ada PSBB, jadi takbiran keliling melanggar.

Tayang:
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Bawa Miniatur Masjid, Ratusan Warga Takbiran Keliling di Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Selasa (4/6/2019) malam. Tahun ini, karena ada wabah virus corona dan ada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), takbiran dengan mengerahkan massa jelas melanggar aturan PSBB Jakarta. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -  Tahun 2019 Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar malam takbiran di sejumlah tempat, Kamis (14/6/2019). Salah satunya adalah di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan ikut serta dalam malam takbiran di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan.

Anies Baswedan saat itu mengatakan, takbiran sudah menjadi tradisi yang selalu dilaksanakan untuk menyambut Idul Fitri.

Namun untuk Idul Fitri 1441 Hijriah, berkaitan dengan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB di tengah pandemi Covid-19, bisa dipastikan malam takbiran yang mengumpulkan massa ditiadakan. Baik dalam bentuk konvoi kendaraan roda empat dan roda dua maupun di masjid atau musala.

Sementara itu, Wakasatlantas Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Lilik Sumardi menyampaikan pihaknya sudah menerima laporan adanya ormas yang akan menggelar malam takbiran keliling Jakarta.

 VIRAL Terkonfirmasi, Detik-detik Maling Gondol Motor dari Parkir Apartemen, Pelaku Belum Tertangkap

 HORE! Wabah Virus Corona Segera Berakhir, Covid-19 Alami Mutasi dan Kondisinya Melemah, Ini Buktinya

 Kenapa Presiden Jokowi Tak Pasang Ucapan Duka Cita Wafatnya Jenderal Djoko Santoso, kata Fadli Zon

"Start dari Petamburan, lewat Cawang, Matraman, menuju Simpang Lima Senen lalu langsung ke Balai Kota. Tugu Tani, Budi Kemuliaan lalu balik lagi ke Petamburan," kata Lilik saat ditemui Warta Kota, Kamis (14/6/2018).

Adapun bacaan takbiran dianjurkan untuk dibaca dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Umat Muslim melakukan takbiran secara bersama-sama, namun karena ada kebijakan PSBB di tengah wabah virus corona, pelaksanaan takbiran kemungkinan dilaksanakan di rumah masing-masing sebagaimana Jumatan dan salat sunnah tarawih di bulan suci Ramadan.

Membaca takbir bisa disebut dzikir. Oleh karena itu, tidak ada larangan dalam bertakbir selama dalam batas yang wajar.

 Ingin Belanja Sayur Online di Tengah Pandemi Covid-19? Coba Perhatikan 6 Tips Praktis Berikut Ini

Berikut ini Lafadz Arab Takbiran:

اللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ، لا إِلهَ إِلاَّ اللهُ واللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ وَِللهِ الحَمْدُ

"Allaahu akbar Allaahu akbar Allaahu akbar, laa illaa haillallahuwaallaahuakbar Allaahu akbar walillaahil hamd"

Artinya:

"Allah maha besar Allah maha besar Allah maha besar. Tiada Tuhan selain Allah, Allah maha besar Allah maha besar dan segala puji bagi Allah".

 BREAKING NEWS: Dinas Pendidikan Kota Tangerang Usul Sekolah Segera Dibuka di Tengah Covid-19

Berikut ini takbiran versi lengkap:

Bacaan takbiran lengkap sebagai berikut:

اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَر اَللَّهُ اَكْبَرْ ـ لآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ ـ اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلَهِ الْحَمْدُ
اَللَّهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلاً ـ لآ اِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ وَلاَنَعْبُدُ اَلاَّ اِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْكَرِهَ الْكَافِرُوْنَ لآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْـدَهُ وَنَصَرَعَبِدَهُ وَاَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ لآ اِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ . اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلَهِ الْحَمْدُ

 BREAKING NEWS Update Covid-19 Seluruh Dunia, WHO: Tercatat 4.013.728 Kasus, Amerika Terparah

Terjemahanya:

Allahu akbar.. Allahu akbar.. Allahu akbar..
Laa - ilaaha - illallaahu wallaahu akbar.
Allaahu akbar walillaahil - hamd.

Allahu akbar.. Allahu akbar.. Allahu akbar.....
Allaahu akbar kabiiraa walhamdulillaahi katsiiraa,...
wasubhaanallaahi bukrataw - wa ashillaa.

Laa - ilaaha illallallahu walaa na'budu illaa iyyaahu
Mukhlishiina lahuddiin
Walau karihal - kaafiruun
Walau karihal munafiqun
Walau karihal musyriku

Laa - ilaaha - illallaahu wahdah, shadaqa wa'dah, wanashara 'abdah, - wa - a'azza - jundah, wahazamal - ahzaaba wahdah.

Laa - ilaaha illallaahu wallaahu akbar.
Allaahu akbar walillaahil - hamd.

 Suka Makan Gorengan Berlebih saat Buka Puasa Ramadan? Ini Efeknya untuk Kulit dan Tumor Otak

Artinya:

Allah Maha besar, Allah Maha besar, Allah Maha besar.
Tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah dan Allah Maha besar.
Allah Maha besar dan segala puji hanya bagi Allah

Allah Maha besar, Allah Maha besar, Allah Maha besar
Allah maha besar dengan segala kebesaran,
Segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya,
Dan maha suci Allah sepanjang pagi dan sore.
Tiada Tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya dengan memurnikan agama Islam meskipun orang kafir, munafiq dan musyrik membencinya.

Tiada Tuhan selain Allah dengan ke Esaan-Nya. Dia menepati janji, menolong hamba dan memuliakan bala tentara-Nya serta melarikan musuh dengan ke Esaan-Nya. Tiada Tuhan selain Allah, Allah maha besar. Allah maha besar dan segala puji bagi Allah. 

 Main Film Remake Miracle In Cell No.7 Mawar De Jongh Sudah Siap Dibandingkan, Ini Katanya

Polda Metro Jaya antisipasi takbiran keliling

Sementara itu, Polda Metro Jaya akan menambah jumlah personel yang berjaga di dalam kota menjelang Lebaran 2020 untuk mengantisipasi takbiran keliling.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, penambahan personel itu untuk mencegah tabkiran keliling yang akan menimbulkan kerawanan di tengah situasi pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Kami juga pastikan akan meningkatkan jumlah personel untuk mengawasi warga yang merayakan takbiran secara keliling," kata Sambodo di Mako Polda Metro Jaya, Kamis (14/5/2020).

Dijelaskannya bahwa keramaian yang ditimbulkan oleh aktvitas tabkiran keliling tentunya melanggar kebijakan PSBB yang dibuat untuk menghalau penyebaran Covid-19.

Suasana Pagi Ini Antrean Penumpang Mengular di Bandara Soekarno-Hatta, Tapi Jaga Jarak

"Oleh karena itu, menjadi salah satu kerawanan tersendiri, kalau ada takbiran keliling, kami harapkan masih ada PSBB ini," kata Sambodo Purnomo Yogo.

Selain itu, kata Sambodo, penambahan personel untuk mengamankan titik-titik yang berpotensi menimbulkan kepadatan di dalam kota.

"Penambahan personel pusatkan untuk di dalam kota, terutama di titik-titik yang memang kita khawatirkan terjadi kepadatan akibat adanya peningkatan volume menjelang hari raya, termasuk juga pada malam Idulfitri," katanya.

Samobo memastikan Polda Metro Jaya tidak akan membatasi mobilitas masyarakat yang akan melakukan silahturahmi dalam wilayah Jabodetabek.

Meski tidak ada larangan atau pembatasan bepergian, kata Sambodo, masyarakat masih tetap harus mematuhi aturan PSBB, antara lain menggunakan masker dan sarung tangan, menjaga physical distancing, dan kendaraan yang tidak melebihi kapasitas.

Sambodo mengatakan bahwa silaturahmi saat merayakan Idulfitri adalah sebuah tradisi yang mengakar di tengah masyarakat meski hal tidak dianjurkan karena pendemi Covid-19 dan pihak kepolisian tidak akan mengeluarkan larangan terkait dengan hal itu. (Antaranews)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved