Roy Kiyoshi Ditangkap

Insomnia, Roy Kiyoshi Mengaku Tidak Tahu Kandungan Psikotropika Dalam Obat Tidur yang Dikonsumsinya

Obat tidur yang dibeli online tersebut sering dikonsumsi Roy Kiyoshi karena sulit tidur nyenyak karena memiliki insomnia.

Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Roy Kiyoshi telah ditetapkan polisi sebagai tersangka kasus dugaan kepemilikan dan pemakaian psikotropika, Jumat (8/5/2020). Roy Kiyoshi juga resmi menjalani penahanan di Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Roy Kiyoshi mengaku tidak tahu obat tidur yang dikonsumsinya mengandung benzodiazepin yang termasuk golongan psikotropika.

Obat tidur yang dibeli online tersebut sering dikonsumsi Roy Kiyoshi karena sulit tidur nyenyak karena memiliki insomnia.

Jika saja sejak awal mengetahui dalam obat tidur yang dikonsumsinya itu mengandung zat berbahaya, Roy Kiyoshi tidak akan menggunakannya.

Roy Kiyoshi telah ditetapkan polisi sebagai tersangka kasus dugaan kepemilikan dan pemakaian psikotropika, Jumat (8/5/2020). Roy Kiyoshi juga resmi menjalani penahanan di Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan.
Roy Kiyoshi telah ditetapkan polisi sebagai tersangka kasus dugaan kepemilikan dan pemakaian psikotropika, Jumat (8/5/2020). Roy Kiyoshi juga resmi menjalani penahanan di Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan. (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

"Kalau tahu dalam (obat tidur) ada kandungan itu (benzodiazepin), dia (Roy Kiyoshi) nggak akan beli," kata Henry Indraguna, pengacara Roy Kiyoshi, setelah menjenguk kliennya di tahanan Polres Metro Jakarta Selatan, Sabtu (9/5/2020).

Dalam pemikiran Roy Kiyoshi, lanjut Henry Indraguna, apabila tetap membeli obat tidur itu, lalu diminumnya, pasti kliennya akan ditangkap polisi dan terjerat hukum.

Artinya, sejak awal Roy Kiyoshi sudah menyadari dan meyakini dalam obat tidurnya tersebut tidak mengandung psikotropika.

Mengapa Roy Kiyoshi Memakai Psikotropika hingga Ditangkap Polisi, Begini Penjelasan Pengacara

Pakai Psikotropika Jenis Benzodiazepine, Roy Kiyoshi Langsung Jadi Tersangka

Oleh karena mengaku tidak pernah tahu ada zat benzodiazepin dalam obat tidurnya, Roy Kiyoshi tetap mengonsumsinya hingga tertangkap polisi, Selasa (5/5/2020) sore.

"Dibelinya gampang dan mudah (di online), tanpa resep (dokter)," jelas Henry Indraguna.

Roy Kiyoshi mengaku sakit dan membutuhkan obat untuk menyembuhkan insomnia.

Roy Kiyoshi saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (2/12/2019).
Roy Kiyoshi saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (2/12/2019). (Tribunnews/Apfia Tioconny Billy)

Presenter acara Karma ANTV yang punya kemampuan indigo itu tetap merasa bukan sebagai pengguna narkoba dan psikotropika.

"Jangan menuduh dan menyerang kehormatan Roy Kiyoshi dengan mengatakan dia pengguna narkoba," kata Henry Indraguna.

"Dia (Roy Kiyoshi) bukan pemakai ganja, ekstasi, sabu. Roy Kiyoshi itu sakit. Roy Kiyoshi insomnia dan nggak bisa tidur," jelas Henry Indraguna setelah menemui kliennya di tahanan polisi.

Ditanya Psikotropika yang Ditemukan Polisi di Rumah Roy Kiyoshi, Ibu Roy Kiyoshi: Mungkin Obat Tidur

Ditangkap Polisi Sejak 3 Hari Lalu, Ibu Roy Kiyoshi Yakin Anaknya Tidak Ditahan

"Pada 2017, Roy Kiyoshi sakit dan sudah berobat ke dokter. Ada beberapa resep dokter dan sudah kami serahkan ke penyidik," ujar Henry Indraguna.

Medio 2019, lanjut Henry Indraguna, sakit insomnia Roy Kiyoshi kembali kambuh hingga memutuskan berobat di salah satu rumah sakit di Jakarta Selatan.

"Roy Kiyoshi sembuh pada 2020 menjelang Covid 19. Saat semua orang dianjurkan tinggal di rumah, Roy Kiyoshi kembali tertekan dan stres," kata Henry Indraguna.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved