Virus Corona
UPDATE 88 Perawat Meninggal Dunia akibat Virus Corona di AS, Trump Dituding Ikut Andil Terkait APD
Para perawat mengkritik cara Presiden Donald Trump dalam menangani corona namun mengabaikan keselamatan tenaga medis
WARTAKOTALIVE.COM, WASHINGTON -- Sebanyak 88 sepatu diletakkan di atas bata merah di Lafayette Park, depan Gedung Putih Kamis (7/6).
Aksi itu sebagai pertanda menghormati 88 perawat yang meninggal karena COVID-19 di Amerika Serikat
Sebanyak 88 sepatu bersama para perawat dalam aksi itu menuntut peralatan perlindungan atau dikenal alat pelindung diri (APD) yang lebih baik.
• Trump Mengaku Tengah Buat Laporan untuk Membuktikan Virus Corona Jelas-Jelas Bikinan Lab di Wuhan
• UPDATE Corona Dunia, Jumlah Kasus Lewati 3,5 Juta, AS Tertinggi dan Trump Malah SIbuk Kampanye
Para perawat yang tergabung dalam Perawat National Nurses United lalu membacakan nama-nama rekan mereka yang meningga dunia.
Mereka sekaligus mengkritik cara Presiden Donald Trump dalam menangani corona namun mengabaikan keselamatan tenaga medis yang nota bene garis terdepan dalam kasus itu.

Tenaga medis profesional yang melakukan kontak langsung dengan pasien yang terinfeksi memerlukan pasokan APD dalam jumlah besar.
• Terekam CCTV Detik-detik Monyet Bobol Mesin ATM di India, Lihat Videonya
Mereka harus sering mengganti masker dan peralatan mereka.
Protes tersebut akan terus dilakukan selama Pekan Perawat Nasional .
Hampir 1.000 perawat diharapkan untuk mendaftar dan menunjukkan solidaritas mereka dalam aksi yang akan digelar 12 Mei mendatang.
"Perawat 'Minggu 2020 tidak seperti yang lain," kata direktur eksekutif dan perawat NNU Bonnie Castillo.
• Terima Banyak Bantuan, Gubernur Ganjar Pastikan Stok Masker N95 Bagi Tenaga Medis di Jateng Aman
"Kami mendapati diri kami dalam bahaya lebih serius dari sebelumnya. Apalagi kami tanpa peralatan pelindung pribadi yang aman."
Protes terorganisir juga datang sehari setelah Presiden Donald Trump membantah kritikan perawat atas ketersediaan APD.
Sophia Thomas, presiden Asosiasi Praktisi Perawat Amerika, mengatakan kepada presiden bahwa dia telah menggunakan kembali masker medis N95 yang sama selama berminggu-minggu.
Dia menggunakan masker baru untuk kunjungannya ke Gedung Putih.
• Terima Bantuan Sosial Tunai Rp600 Ribu, Nasiroh Tak Kuasa Menahan Tangis
Meski begitu, Trump menolak laporan kekurangan sebagai "berita palsu."