Adi Kurdi Meninggal
Aktor Gaek Adi Kurdi Meninggal karena Sakit Serangan Stroke
Adi Kurdi meninggal dunia, Jumat pukul 11.31 WIB. Menurut Harry Tjahyono, sahabat baiknya tersebut meninggal dunia karena stroke.
Penulis: Irwan Wahyu Kintoko | Editor: Irwan Wahyu Kintoko
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Aktor gaek Adi Kurdi meninggal dunia pada usia 71 tahun, Jumat (8/5/2020) pukul 11.31 WIB.
Penulis naskah ternama Harry Tjahyono membenarkan kabar duka meninggalnya Adi Kurdi.
Menurut Harry Tjahyono, sahabat baiknya tersebut meninggal dunia karena stroke.
"Adi Kurdi meninggal jam 11.31 WIB tadi. Saya dengar informasi meninggal di RS Poin, sekitar Depok," kata Harry Tjahyono saat dihubungi Warta Kota, Jumat siang.
Harry Tjahyono menyatakan, Adi Kurdi meninggal dunia karena pembengkakan otak.
Adi Kurdi memulai kariernya sebagai pemain teater.
• Sering Bermain Film, Mengapa Dian Sastrowardoyo Masih Suka Tegang Setiap Syuting Film?
• Setelah 20 Tahun Vakum, Novia Kolopaking Kembali Lagi Main Film Terima Kasih Emak Terima Kasih Abah
Sekitar 1970, Adi Kurdi mulai bergabung dengan Bengkel Teater pimpinan dramawan kenamaan WS Rendra.
Kepiawaian Adi Kurdi berteater sempat dipercaya oleh WS Rendra sebagai pemeran utama dalam pementasan teater Kisah Perjuangan Suku Naga yang terkenal.
Di jagat teater Indonesia, nama Adi Kurdi bisa jadi jaminan sukses bagi sebuah pementasan.
Meski sudah banyak berkecimpung di dunia layar lebar, Adi Kurdi tetap dipandang sebagai salah satu pemain pentas yang berkarakter.
Boleh jadi, karena bakat akting di atas panggung itulah yang menjadikan nama Adi Kurdi jadi pembicaraan di kalangan sineas Indonesia kala itu.
Penampilan Adi Kurdi di layar lebar mulai menarik perhatian orang semenjak ia membintangi film Gadis Penakluk (1980).
Di film itu, nama Adi Kurdi masuk dalam nominasi Festival Film Indonesia (FFI) 1981.
Wikipedia mencatat, di tahun yang sama, namanya kembali diperhitungkan atas perannya di film Putri Seorang Jendral karya sutradara Wim Umboh, meski hanya berperan sedikit saja.
Redupnya dunia perfilman nasional tidak menguburkan nama Adi Kurdi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/reuni-keluarga-cemara5.jpg)