Bansos Corona

Prof Musni Umar Mengaku Dapat Kiriman Bansos, Fadli Zon Sebut Data Penerima Bansos Amburadul

Masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan di masa sulit ini harus gigit jari lantaran tidak mendapatkan bantuan

Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Rangga Baskoro
Ilustrasi bansos bertulis dari Presiden RI 

Indra Zainal Alim, Kepala Desa Jalan Cagak di Kabupaten Subang, memberikan penjelasan dan penegasan soal videonya yang viral sejak Senin (27/4/2020) lalu.

Video tersebut berisi keluh-kesahnya mengenai carut-marut data penerima bantuan sosial yang dinilainya membingungkan petugas di lapangan.

"Pada kesempatan kali ini, saya akan mengklarifikasi pernyataan saya yang viral pada hari Senin tanggal 27 April 2020 terkait dengan bantuan yang bersumber dari Provinsi Jawa Barat," ujar Indra dalam rekaman video konferensi pers yang beredar, Rabu (29/4/2020).

Indra meminta maaf lantaran video tersebut menimbulkan perdebatan di ranah publik.

 Kades se Sukabumi Tolak Bansos dari Ridwan Kamil, Marzuki Alie: Kalau Sudah Begini Siapa yang Salah?

Tetapi, ia menegaskan, apa yang dia lakukan semata-mata untuk kepentingan warganya.

"Saya selaku kepala desa menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya karena apa yang saya lakukan semata-mata untuk kepentingan warga kami khususnya, umumnya untuk seluruh warga Kabupaten Subang."

"Bahwa saya hanya menyampaikan keluh kesah para kepala desa, yang intinya, kami memohon, dalam membuat suatu kebijakan agar lebih matang, terstruktur dan sesuai," ungkapnya.

 Ahmad Sahroni Pasang Foto Saat Masih Dekil dan Sangar, Warganet: Nasib Orang Siapa yang Tahu

 Sebut Ada Konspirasi di Balik Virus Corona, Jerinx SID Terima Tantangan Disuntik Covid-19

Sebelumnya, Indra Zainal Alim, memprotes cara pemerintah pusat dan pemerintah provinsi dalam mendata warga yang akan mendapat santunan Bansos terkait Virus Corona.

Dia protes lantaran proses pendataan yang dilakukan pihaknya menjadi sia-sia.

Sebab, ada instruksi penerima bansos berdasarkan data dari Pemerintah Pusat.

Sementara warga yang sudah didata oleh pihak desa tak masuk ke dalam data pemerintah pusat, kemudian menagih janji pembagian bansos ke Kepala Desa.

Dengan adanya kebijakan tersebut, Indra merasa perangkat desa seperti diadu-domba dengan warga.

Hal inilah yang membuat Indra dan jajarannya membuat video protes ke Jokowi, Mendes hingga Ridwan Kamil sebagai Gubernur Jawa Barat

Indra tak tampil sendirian saat menyampaikan kritikan, dalam video yang viral itu, tampak Indra didampingi Kepala Dusun, Ketua RW dan Ketua RT

 Kesal, Kepala Desa Jalan Cagak Peringatkan Jokowi dan Menteri Agar Tidak Galau Terbitkan Kebijakan

 Jokowi Bagikan Sembako di Jalanan, Fadli Zon: Bertentangan dengan Prinsip PSBB, Bisa Dilakukan RT/RW

Berikut pernyataan Indra Zainal Alim sebelumnya:

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved