Sabtu, 11 April 2026

Larangan Mudik

Matikan Lampu Jadi Modus Bus Bawa Penumpang untuk Mudik

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memaksa memutar balik Bus Syifa Putra H-7018-OE tujuan Semarang di Pospam Kedung Waringin, Bekasi.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Dodi Hasanuddin
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memaksa memutar balik Bus Syifa Putra H-7018-OE tujuan Semarang di Pospam Kedung Waringin, Bekasi, karena kedapatan menyembunyikan enam orang pemudik, Rabu (29/4/2020) malam.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, menuturkan bahwa keenam penumpang disembunyikan awak bus dengan modus mematikan lampu di dalam bus dan merebahkan jok penumpang.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

"Kursi jok penumpang direbahkan dan lampu di dalam bus dimatikan, untuk menyembunyikan enam penumpang," kata Sambodo, Kamis (30/4/2020).

Awalnya kata Sambodo, petugas menyetop bus tersebut di Pospam Kedung Waringin, Bekasi, dan memeriksanya, pada Rabu (29/4) malam.

"Saat diperiksa, pengemudi bus, bernama Parjo mengaku tidak membawa penumpang. Namun saat dilakukan pemeriksaan di dek 2 ditemukan ada 6 penumpang yang sembunyi," katanya.

"Petugas juga memeriksa bagasi barang. Di dalam bagasi terdapat barang-barang penumpang," kata Sambodo.

Karenanya kata dia pihaknya memutar balik kendaraan tersebut ke Jakarta. "Sanksi yang diberikan adalah diputar balik kembali menuju arah Jakarta," kaya Sambodo.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved