Sabtu, 11 April 2026

Bulan Suci Ramadan

Ini Rahasia Rasulullah SAW Menjaga Jantungnya tetap Sehat

Kamu tinggal lihat karang giginya. Kalau karang giginya banyak, kemungkinan jantung-nya banyak masalah.

Editor: Mohamad Yusuf
Ilustrasi (hellosehat)
Ilustrasi Jantung 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Jantung merupakan salh satu organ penting di dalam tubuh manusia.

Karena itu, berbagai cara dilakukan manusia untuk menjaga kesehatan jantungnya.

Namun, terdapat membersihkan jantung dalam konsep Islam yang sangat mudah.

Salah satunya dengan mencontoh Nabi Muhammad Rasulullah SAW menjaga jantungnya agar tetap sehat.

Dilansir dari TribunStyle, menurut dokter kesehatan Islami, Zaidul Akbar, sebenarnya mengetahui kesehatan jantung seseorang sangat mudah.

Hal ini ia jelaskan dalam videonya yang diunggah di YouTube pada Rabu, 29 April 2020.

Dr. Zaidul Akbar
Dr. Zaidul Akbar ((Tangkap Layar YouTube))

“Kamu tinggal lihat karang giginya. Kalau karang giginya banyak, kemungkinan jantung-nya banyak masalah. Lho, kenapa karang gigi? Karena karang gigi menandakan asam,” kata Dokter Zaidul Akbar.

Dokter Zaidul Akbar menjelaskan bahwa karang gigi ada hubungannya dengan jantung, dimana semakin banyak karang gigi maka semakin banyak kandungan asam dalam tubuh.

Dokter yang selalu melakukan pendekatan berbasis agama pada pasiennya ini juga menjelaskan bahwa asam di karang gigi terjadi karena berbagai jenis makanan yang dikonsumsi oleh manusia, dimana makanan tersebut mengandung minyak.

 Mengenang 24 Tahun Ibu Tien Meninggal, Tutut Soeharto Ungkap Isu Kematian Sang Ibunda Tertembak

• Ini Jurus Jitu Ustaz Abdul Somad Imbau Masyarakat agar tetap Ibadah di Rumah

 Kisah Dewi Sandra Dipertemukan Kembali dengan Al-Quran dan Agama Islam

“Jadi kita mengenal beberapa jenis minyak, ada yang mengandung asam lemak tak jenuh, sama yang mengandung asam lemak jenuh.

Nah yang jenuh itu apa, seluruh makanan yang dimasak dengan minyak kelapa atau minyak goreng. Itu minyak tak jenuh semua.”

Seperti yang kita tahu, salah satu penyebab jantung bermasalah adalah sering memakan makanan yang digoreng.

“Enak enggak rasanya? Enak! Ayam, bebek, digoreng pakai itu enaknya pol pak,” katanya.

“Tapi bikin masalah sebenarnya. Karena sudah mengalami oksidasi yang terlalu berlebihan.”

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved