Breaking News:

Berita Video

VIDEO: Sudah Dilarang Mudik, Bus di Terminal Bayangan Tangerang Masih Angkut Penumpang

Pantauan Warta Kota, pemandangan ini terjadi di Kota Tangerang. Warga masih saja keukeuh untuk mudik meski wilayah Tangerang ditetapkan sebagai zona m

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Ahmad Sabran
Warta Kota/Andika Panduwinata
Suasana terminal bayangan di Kota Tangerang masih menjamur angkut pemudik 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG -  Para pemudik masih nekat saja untuk pulang ke kampung halamannya. Meski pemerintah telah menyatakan larangan mudik untuk memutus mata rantai virus corona atau Covid-19.

Pantauan Warta Kota, pemandangan ini terjadi di Kota Tangerang. Warga masih saja keukeuh untuk mudik meski wilayah Tangerang ditetapkan sebagai zona merah sebaran Covid-19.

Mereka mendatangi terminal - terminal bayangan. Terminal bayangan yang berada di Jalan Jendral Sudirman, Cikokol, Kota Tangerang itu pun tumbuh subur di tengah pandemi.

Para pemudik membawa barang - barang bawaannya ke terminal bayangan ini. Mereka pun satu per satu naik ke atas bus.

"Mau pulang kampung ke Sumatera," ujar Sauri satu dari pemudik saat dijumpai Warta Kota di Cikokol, Tangerang, Selasa (28/4/2020).

Para PO bus pun buka terang - terangan di terminal bayangan itu. Sebagian pegawai mereka bahkan menawarkan sejumlah orang yang datang untuk berangkat mudik.

"Mau ke mana? Ayo cepat mau berangkat busnya bentar lagi," ucap satu dari orang yang berjaga di terminal bayangan tersebut. (dik)

Jokowi Sudah Umumkan Larangan, Masih Ada yang Coba untuk Mudik dari Terminal Kampung Rambutan

Pelarangan mudik mulai diberlakukan hari ini, Jumat (24/4/2020). Transportasi Umum seperti Bus AKAP kini tak diperkenankan mengangkut penumpang.

Meski begitu, terdapat beberapa masyarakat yang masih mendatangi Terminal Kampung Rambutan untuk membeli tiket bus.

"Ada beberapa penumpang, mereka bilang tahu ada larangan mudik tapi enggak tahu mulai kapan berlakunya," kata Kepala Terminal Kampung Rambutan Made Joni di Terminal Kampung Rambutan, Jumat (24/4/2020).

Baru setelah diberi tahu petugas Dinas Perhubungan DKI dan melihat tutupnya loket perusahaan otobus (PO) mereka tahu larangan sudah berlaku.

Terminal Kampung Rambutan kini hanya melayani bus yang melayani rute dalam kota. Sedangkan bus yang melayani antar provinsi tak diperbolehkan beroperasi.

 Benarkah ATM Jadi Tempat Tertinggi Penularan Virus Corona? Hirup Uap Air Panas Dapat Bunuh Covid-19?

 BREAKING NEWS: Negara Bagian AS Resmi Gugat China Pengadilan, Pemerintahan Komunis Dinilai Berbohong

 BREAKING NEWS: Dokter Gigi Stres karena Virus Corona Bantai 23 Orang di Kanada, Klinik Gigi Ditutup

"Setelah kita imbau mereka akhirnya pulang, PO juga mulai hari ini sudah tutup. Hanya melayani refund (pengembalian uang) yang sudah beli tiket," katanya.

Made menuturkan PO wajib mengembalikan 100 persen uang tiket yang sudah dibayarkan calon penumpang.

Namun mekanisme pengembalian tiket ditentukan masing-masing PO, bukan Dinas Perhubungan DKI selaku pengelola Terminal.

"Mekanisme refund tiket yang sudah dibeli melalui manajemen mereka (PO), nanti dari masing-masing PO yang menentukan teknisnya," tuturnya.

 PAKAR Prediksi Wabah Covid-19 di Indonesia Akan Berakhir Mei 2020, Ini Syaratnya

Terminal Kampung Rambutan yang normalnya melayani keberangkatan 3.000 penumpang hari ini tampak sepi dan kosong.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved