Bulan Suci Ramadan

Pengaduan Tarawih, Polisi Enggan Komentar Terkait Proses Hukum Perusak Rumah Warga Pulogadung

Kapolsek Pulogadung Kompol Lindang Lumban enggan berbicara terkait prosea hukum sejumlah remaja yang melakukan perusakan di rumah Aselih Asmawi (62).

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Hertanto Soebijoto
Warta Kota/Rangga Baskoro
Kapolsek Pulogadung Kompol Lindang Lumban saat mendatangi kediaman Aselih Asmawi di Kelurahan Jati, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (27/4/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, PULOGADUNG -- Kapolsek Pulogadung Kompol Lindang Lumban enggan berbicara terkait prosea hukum sejumlah remaja yang melakukan perusakan di rumah Aselih Asmawi (62), waga Kelurahan Jati, Pulogadung.

Ketika ditemui di kediaman Aselih, Lindang bungkam saat ditanya awak media mengenai ancaman pidana yang bisa dikenakan oleh para pelaku perusakan.

"Enggak, enggak," singkat Lindang di Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (27/4/2020).

Di sisi lain, Lurah Jati Santi Nur Rifiandini dan Camat Pulogadung Bambang Pangestu menyatakan, para remaja bakal diproses hukum bila mengulangi hal serupa.

Hal itu berdasarkan hasil mediasi antara pengurus RW, DKM Masjid Al'Wastiyah dan Aselih pada Sabtu (25/4/2020) kemarin, usai kejadian.

 Jalani Isolasi di Rumah dan Sepi Job, Iis Dahlia Akui Punya Tagihan Per Bulan Senilai Rp 250 Juta

 BREAKING NEWS: Malaysia Sebut 71,22 Persen Kasus Virus Corona Diimpor Dari Indonesia, Ini Datanya

 Begini Penjelasan Polisi Soal Nasi Bungkus Berlogo Anjing di Tanjung Priok yang Viral di Medsos

 Inilah Rincian THR untuk PNS, Polri dan TNI yang akan Cair Pada 13-14 Mei 2020

"Dalam mediasi menghasilkan kesepakatan apabila kejadian terulang kembali maka akan ditindak sesuai peraturan yang berlaku," kata Bambang.

Santi yang menyebut pihaknya sudah melarang kegiatan Tarawih sesuai ketentuan dalam PSBB pun menyatakan hal serupa.

"Dalam mediasi apabila kejadian terulang kembali maka akan ditindak sesuai peraturan yang berlaku," tutur Santi.

Tak hanya masalah penindakan, Lindang juga enggan menceritakan kronologis perusakan rumah Aselih pada Jumat (24/4/2020) dini hari kemarin.

 Inilah Penyebab Kebakaran Gereja Chatedral Gading Serpong

Dia hanya menjelaskan masalah tak berlanjut di ranah hukum karena selesai dalam mediasi yang difasilitasi tiga pilar Kecamatan Pulogadung.

"Sudah damai, dari kemarin sudah damai," ujarnya.

Sebelumnya Bambang menuturkan para remaja yang merusak rumah Aselih bakal diproses secara hukum bila berulah lagi.

Ngadu Tarawih, Rumahnya Dirusak Warga

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved