Virus Corona Jabodetabek
Bupati Bekasi Pertimbangkan Perpanjangan PSBB, Ini Alasannya
Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) telah berjalan 12 hari sejak dimulai pada Rabu (15/4/2020).
Penulis: Muhammad Azzam |
Sedangkan Orang Tanpa Gejala (OTG) yakni 357 orang dan Pelaku Orang Pejalan (POP) sebanyak 5 orang.
Kemudian Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang dalam pantauan sebanyak 610, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang jalani perawatan sebanyak 153 dan terdapat 60 orang pasien suspect atau PDP yang meninggal dunia. (MAZ)
Ada 7.000 Pelanggaran Selama Sepekan PSBB Kabupaten Bekasi, Terbanyak di Perbatasan Karawang
Sebanyak 7.000 pelanggaran terjadi selama sepekan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kabupaten Bekasi.
Pihak Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Metro Bekasi, AKBP Rachmat Sumekar mengatakan bahwa aturan selama PSBB ternyata tak sepenuhnya dipatuhi masyarakat.
Total selama satu pekan penerapan ada sekira 7.000 pelanggaran.
Suasana pemeriksaan di check poin Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kabupaten Bekasi. Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
"Itu dari hasil pengawasan kita petugas gabungan di sejumlah titik poin pemeriksaan," kata Rachmat, pada Rabu (22/4/2020).
Rachmat menerangkan jumlah pelanggaran juga masih naik turun, akan tetapi tiap harinya rata-rata pelanggaran yang dilakukan pengendara sebanyak 1.000.
"Ada yang sehari 1.000 ada yang 1.200, sempat juga turun jadi 900 saja warga ditindak karena tidak mengikuti aturan yang berlaku," imbuh dia..
Dari ribuan pelanggar itu, mayoritas pengendara tidak mengenakan masker maupun yang masih berboncengan.
Untuk yang masih berboncengan, Rachmat melanjutkan, pihaknya menyuruh putar arah atau penumpang yang dibonceng pulang.
"Terus ada juga angkutan umum yang melebihi kapasitas penumpang 50 persen lebih, mobil pribadi juga ada," ucapnya.
Pelanggaran itu, kata Rachmat, ditemui di sejumlah check point, terutama di perbatasan.
Wilayah yang sering ditemukan pelanggaran ialah di perbatasan Karawang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/bupati-bekasi-eka-supria-atmaja-pimpin-langsung-penyemprotan.jpg)