Bulan Suci Ramadan

Mengapa Rasulullah SAW Suka Makan Kurma Dalam Jumlah Ganjil? Ini Berhubungan dengan Kesehatan

Tahukah Anda mengapa Rasulullah SAW makan kurma dalam jumlah ganjil? Sebenarnya ini juga berkaitan dengan kesehatan

pexels.com
Ilustrasi buah kurma. 

Tahukah Anda mengapa Rasulullah SAW makan kurma dalam jumlah ganjil? Sebenarnya ini juga berkaitan dengan kesehatan

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Buah kurma sangat identik dengan Bulan Ramadan.

Buah ini dianjurkan untuk dimakan saat berbuka puasa karena manfaat yang dikandungnya.

Meski ukurannya yang relatif kecil, kurma sudah lama dikenal akan khasiatnya. Apalagi untuk metabolisme tubuh.

Banyak kaum muslim pada bulan puasa mengonsumsi buah berwarna coklat kehitam-hitaman dengan biji yang sangat keras ini sebagai menu berbuka lantaran memiliki banyak manfaat.

Tapi, tahukah Anda cara mengonsumsinya?

Yuk Ikuti Cara Nabi Muhammad SAW Buka Puasa Ramadhan dengan Kurma

Buah kurma sangat dianjurkan sebagai kudapan berbuka puasa. Sejumlah tulisan bahkan penelitian mengulas tentang faedahnya.

Tapi tahukah Anda, ada sunah Rasullullah SAW yang menganjurkan mengonsumsi kurma dalam bilangan ganjil. Semisal, 1, 3, 5, atau 7 butir.

Dalam hadis HR Bukhori dan Muslim, menerangkan salah satu keutamaan makan kurma.

Barang siapa mengonsumsi tujuh butir kurma ajwah pada pagi hari, maka pada hari itu dia tidak akan terkena racun maupun sihir.

Kurma Ajwa
Kurma Ajwa (dok Tokopedia)
Halaman
1234
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved