Virus Corona
MASYARAKAT China Yakin Konsumsi Tikus Bisa Bikin Cantik dan Kuat, 100 Alasan Makan Tikus Ala China
Orang China meyakini makanan tikus bambu bisa meningkatkan stamina dan kecantikan. Kini, pemerintah melarang setelah wabah Virus Corona
* Tikus Bambu makanan China bisa bikin cantik
* Petani pelihara 25 juta ekor tikus bambu
* 100 alasan makan tikus bambu jadi viral
* Gejala Virus Corona dan Apa itu Virus Corona?
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Bagi banyak orang, tikus adalah hewan yang menjijikan dan tidak diinginkan di rumah.
Tapi di China, tikus bisa menjadi sajian kelezatan di atas meja makan.
Bahkan sebagian orang China beranggapan makan tikus bisa menjadikan dirinya lebih cantik.
Selain itu, tikus ternyata diyakini memiliki sumber gizi yang tinggi sehingga meningkatkan vitalitas (kuat, sehat).
Saat ini, pemerintah setempat melarang mengonsumsi tikus setelah wabah Virus Corona atau Covid-19.
Dailymail.co.uk memberitakan, tikus bambu China, kemungkinan pembawa Virus Corona, telah menjadi sumber makanan yang dicari di negara itu selama berabad-abad dan dipuji karena 'nilai gizi' mereka.
• BREAKING NEWS: Fakta Baru Pasien Virus Corona di Wuhan China, Kulitnya Terbakar Menjadi Sangat Gelap
• BREAKING NEWS: AMERIKA dan Jerman Tuntut China Ganti Rugi Triliunan Dolar AS, Dinilai Tutupi Corona
Puluhan ribu petani membesarkan mereka, koki memasaknya dengan berbagai cara dan pengguna web merayakan '100 alasan untuk memakannya' - sampai pandemi membuat perdagangan terhenti.
Tikus bambu Cina, atau 'zhu shu' dalam bahasa Mandarin, dikenal karena sosok gemuk dan pipinya yang gemuk.
Spesies hewan pengerat liar yang memakan bambu, tikus besar ini memiliki berat hingga 5 kg (11 pon) dan tumbuh hingga 45 cm (17 inci).

Makanan Favorit sejak Dinasti Zhou
Tikus termasuk makanan China atau kuliner China yang sangat favorit.