PSBB Bekasi
Hari Ketujuh PSBB Kota Bekasi, Dishub Catat Masih Ada 40 Pergerakan Kendaraan Arah Jakarta
Dinas Perhubungan Kota Bekasi mencatat masih ada 40 persen pergerakan kendaraan arah ke DKI pada hari ketujuh PSBB
Penulis: Muhammad Azzam |
WARTAKOTA, BEKASI--- Dinas Perhubungan Kota Bekasi mencatat masih ada 40 persen pergerakan kendaraan arah ke DKI Jakarta saat hari ketujuh penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), pada Selasa (21/4/2020).
“Masyarakat masih ramai itu yang berpergian mengarah ke DKI Jakarta entah ada kepentingan kerja kita enggak tahu,” ujar Sekertaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Enung Nurholis, pada Selasa (21/4/2020).
Ia mengatakan pergerakan 40 persen kendaraan ke DKI Jakarta menjadi angka rata-rata yang terjadi tiap hari.
"Penurunan 60 persen, dan sudah beberapa hari ini jumlah pergerakan 40 persen. Kayaknya mentok diangka 40 persen, ya mungkin itu yang tetap harus aktifitas," jelas dia.
• Ada 45.354 Warga Tinggalkan Bekasi Selama Maret, Paling Banyak ke Tasikmalaya dan Bandung
• Presiden Jokowi Larang Mudik Lebaran, Pemkot Bekasi Siap Dukung Penuh
Sejumlah warga yang harus tetap beraktifitas, kata Enung, sebagian besar telah mematuhi aturan PSBB. Seperti mengenakan masker, tidak berboncengan hingga kapasitas penumpang.
“Pelanggaran sudah berkurang tapi jumlah kendaraan masih tinggi," ucap dia.
Sementara Kasatlantas Polres Metro Bekaso Kota, AKBP Ojo Ruslani mengatakan hingga hari keenam PSBB di Kota Bekasi, pihaknya telah mengeluarkan surat teguran kepada 834 pengendara.
• Sebelum Ada Larangan Mudik, Sopir Bus Ini Sudah Tak Narik Selama Sebukan karena Penumpang Sepi
"Data ini kita rekapitulasi dari 32 titik check point yang ada di perbatasan Kota Bekasi," kata Ojo.
Ojo menyebut ada empat jenis pelanggaran yang ditindak dengan diberikan surat teguran selama pelaksaan PSBB.
Pelanggaran paling banyak terjadi ialah pengemudi tidak menggunakan masker, jumlahnya mencapai 424 kendaraan.
• Pemkot Jakarta Pusat Tutup Sementara 614 Kios Pasar Poncol Senen yang Bandel Saat PSBB
Kemudian, penumpang tidak menggunakan masker berjumlah 138 kendaraan.
"Ada 90 kendaraan roda empat melebihi kapasitas penumpang dan 183 roda dua berboncengan, kita berikan surat teguran," tandasnya.
Pergerakan Maret
Sebanyak 45.354 warga meninggalkan Kota Bekasi melalui Terminal Induk Bekasi selama Maret 2020 atau di tengah pandemi Corona.
Kepala Terminal Kota Bekasi, Muhammad Kurniawan mengatakan berdasarkan data yang tersedia, jumlah keberangkatan 45.354 pada bulan Maret.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/psbb-di-kota-bekasi1421.jpg)