Virus Corona Jabodetabek
Optimalkan PSBB, Pemerintah Bakal Pasang CCTV di Pabrik dan Inspeksi Mendadak Perkantoran
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan, penerapan PSBB di Jabodetabek belum optimal.
"Mana kantor yang masih belum mentaati PSBB," ucapnya.
Evaluasi PSBB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, serta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona secara virtual, Senin (20/4/2020).
Rapat salah satunya membahas mengenai evaluasi kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang sudah diterapkan di sejumlah daerah.
"Hari ini saya ingin ada evaluasi total dari apa yang telah kita kerjakan dalam penanganan Covid ini, terutama evaluasi PSBB," kata Presiden dalam pembukaan rapat.
• Jumlah Penumpang Bus AKAP Turun Hingga 83 Persen Akibat PSBB di Jabodetabek
Presiden Ingin penjelasan secara rinci, mengenai kekurangan apa saja yang masih ada dalam penerapan PSBB untuk mengurangi penyebaran Covid-19.
"Secara detil kekurangan apa saja, plus minus apa saja, sehingga kita bisa perbaiki," tuturnya.
Selain itu, Presiden kembali mengingatkan kepala daerah agar terus melakukan pengujian sampel Virus Corona, secara masif.
• Pemerintah Matangkan Rencana Aturan Larangan Mudik Saat Pandemi Covid-19
Pengujian tersebut harus diikuti dengan pelacakan yang progresif terhadap mereka yang telah terpapar Covid-19.
"Serta mengisolasi diri yang terpapar secara ketat, jadi tiga hal ini yang terus ditekankan kepada daerah," ujarnya. (Taufik Ismail)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kepala-bnpb-doni-monardo33.jpg)